NSF Gelar Mini Turnamen di Ciamis, 8 Klub Tasikmalaya Berebut Juara

Para pemain Kompas Singaparna vs Alfatonah Cimerah beradu skill di lapangan dalam laga Mini Turnamen Sepak Bola yang digelar North Sport Foundation. Minggu (4/10/2026).

INILAHTASIK.COM | Delapan klub sepak bola asal Kota dan Kabupaten Tasikmalaya turun dalam mini turnamen yang digelar North Sport Foundation (NSF) di Lapangan Cipurut, Kabupaten Ciamis, Minggu 4 Oktober 2026.

Turnamen tersebut bukan sekadar ajang adu kekuatan antar klub. NSF menjadikannya sebagai langkah awal membangun wadah bagi para pemain sepak bola lokal yang selama ini dinilai masih membutuhkan ruang untuk berkembang.

Delapan tim yang ambil bagian merupakan tim binaan NSF. Mereka yakni PD3L Salawu, Kompas Singaparna, Alfatonah Cimerah, Crown Kota Tasikmalaya, Bumiraya Mangkubumi, NV Kota Tasikmalaya, dan Wonderwall Kota Tasikmalaya.

Founder NSF, Norik AB, mengatakan organisasi yang dibangunnya berangkat dari kepedulian terhadap kegiatan sosial, khususnya olahraga sepak bola.

“North Sport Foundation ini memang kami bentuk secara mandiri. Intinya kami ingin mewadahi komunitas, khususnya sepak bola, sekaligus membantu membiayai kegiatan-kegiatan yang ada di sekitar masyarakat kita,” kata Norik.

Menurutnya, NSF bermula dari kepedulian terhadap kebutuhan komunitas. Ia bersama tim kemudian memanfaatkan sebagian anggaran sosial dari bisnis yang dijalankannya untuk mendukung kegiatan olahraga.

“Kami memang punya anggaran khusus untuk kegiatan sosial. Dari situ kami berpikir, kenapa tidak sebagian diarahkan untuk kegiatan sepak bola. Karena banyak teman-teman yang untuk mengeluarkan Rp 25 ribu saja belum tentu mudah,” ujarnya.

Norik berharap kehadiran NSF bisa menjadi jembatan bagi pemain-pemain lokal untuk mendapatkan pengalaman bertanding sekaligus mengembangkan kemampuan mereka.

“Kami melihat banyak sekali talenta di Tasik. Sebenarnya mereka bukan tidak mampu, tetapi belum tahu harus ke mana dan belum ada wadah yang bisa menaungi mereka secara maksimal,” katanya.

Ke depan, NSF tidak hanya akan bergerak di sepak bola. Program serupa juga direncanakan menyasar cabang olahraga bulu tangkis.

“Bulan depan kami juga fokus ke badminton dan konsepnya gratis. Jadi kami ingin kegiatan ini benar-benar bisa dirasakan masyarakat,” ucapnya.

NSF juga menyiapkan program pembinaan sepak bola usia dini dengan menggandeng sejumlah pihak. Salah satunya berupa kompetisi dan pembinaan pemain usia 15 tahun ke bawah.

“Kami ingin ke depannya mengadakan sepak bola untuk usia 15 tahun ke bawah. Fokusnya lebih kepada bibit-bibit muda agar mereka punya pengalaman dan kesempatan mengejar apa yang mereka inginkan sebagai pemain sepak bola,” tutur Norik.

Melalui program tersebut, pihaknya berharap semakin banyak pemain muda Tasikmalaya yang memiliki kesempatan menunjukkan kemampuan hingga nantinya mampu bersaing di level yang lebih tinggi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *