INILAHTASIK.COM | Pasar Rakyat Ciamis Manis mendadak ramai dikunjungi warga menyusul turunnya harga beras medium serta maraknya kasus beras oplosan yang ditemukan di sejumlah supermarket dan minimarket.
Ketua DPD Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Kabupaten Ciamis, Koko Sunarko, mengatakan fenomena ini membuat masyarakat kembali memilih pasar tradisional untuk membeli kebutuhan pokok, khususnya beras medium.
“Kasus beras oplosan di swalayan dan minimarket membuat masyarakat beralih ke pasar rakyat. Harga lebih terjangkau dan kualitas beras bisa dilihat langsung,” ujar Koko.
Hal senada disampaikan Tuti Ruswati (45), salah satu warga yang kini rutin membeli beras di pasar tradisional. Ia mengaku lebih tenang berbelanja di pasar dibandingkan di pusat perbelanjaan modern.
“Sekarang saya lebih memilih beli beras kiloan di pasar. Kalau di mall atau minimarket kan kemasannya kita nggak tahu isinya, takutnya oplosan. Di pasar bisa dilihat langsung kualitasnya, apalagi harganya turun seribu rupiah,” kata Tuti.
Sementara itu, Satgas Pangan Mabes Polri telah menetapkan beberapa tersangka terkait praktik beras oplosan.







