Perempuan Asal Salawu Tasikmalaya Dilaporkan Hilang, Polisi Lakukan Pencarian Intensif

Potongan gambar laporan orang hilang atas nama Dede Renawati (40) warga Salawu Tasikmalaya.

INILAHTASIK.COM | Seorang perempuan warga Kampung Kadupandak, Desa Serang, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, dilaporkan hilang setelah meninggalkan rumah sejak Sabtu (11/4/2026). Hingga Selasa (14/4/2026), keberadaannya masih belum diketahui dan pencarian terus dilakukan oleh pihak kepolisian bersama warga.

Perempuan tersebut diketahui bernama Dede Renawati (40). Berdasarkan keterangan keluarga, ia terakhir kali terlihat sekitar pukul 10.56 WIB saat meminta diantar oleh anaknya ke pinggir jalan raya.

Kapolsek Salawu, AKP H. Dedi Darsono, membenarkan laporan tersebut. Ia menjelaskan bahwa sebelum pergi, korban sempat menyampaikan tujuan perjalanannya.

“Pada hari Sabtu, dia meminta diantar oleh anaknya ke depan jalan raya. Kepada anaknya, dia hanya mengatakan hendak pergi ke Singaparna,” ujar AKP Dedi.

Namun hingga malam hari, Dede tak kunjung pulang ke rumah. Keluarga yang khawatir kemudian melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

“Malam itu juga kami bersama warga langsung melakukan pencarian dan mengumpulkan keterangan dari pihak keluarga. Namun hingga hari ini, yang bersangkutan belum ditemukan,” katanya.

Dari keterangan suami korban, Asep Hadi, kepergian Dede terjadi tanpa pemberitahuan maupun alasan yang jelas. Saat itu, sang suami juga tidak berada di rumah.

“Waktu dia pergi, saya sedang tidak ada di rumah, jadi tidak tahu apa alasannya. Selama ini rumah tangga kami juga baik-baik saja,” ungkapnya.

Berdasarkan ciri-ciri, Dede memiliki tinggi badan sekitar 145 cm, berkulit sawo matang, dan berambut hitam pendek. Saat terakhir terlihat, ia mengenakan baju tunik cokelat salur, celana levis putih polos, serta tudung bermotif catur. Ia juga membawa tas ransel hitam berisi pakaian.

Hasil penelusuran petugas melalui rekaman CCTV menunjukkan bahwa korban sempat berada di sebuah minimarket pada Sabtu sekitar pukul 11.05 WIB. Ia terlihat membawa tas ransel sebelum akhirnya keluar dari lokasi dan tidak terpantau lagi.

Polisi juga sempat menelusuri kemungkinan lain terkait kepergian korban, termasuk dugaan pergi bersama seseorang. Namun hal itu belum dapat dipastikan.

“Kemungkinan itu belum bisa dipastikan. Dari hasil penelusuran lanjutan, pada Minggu malam sekitar pukul 22.00 WIB, yang bersangkutan sempat terekam CCTV sedang duduk sendirian di sekitar teras kaum Singaparna,” jelas AKP Dedi.

Saat ini, upaya pencarian masih terus dilakukan. Pihak keluarga dan kepolisian juga telah menyebarluaskan informasi orang hilang, termasuk melalui media sosial, guna memperluas jangkauan pencarian.

Suami korban berharap istrinya dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat.

“Kami sangat berharap istri saya bisa segera pulang dengan selamat. Saya dan anak-anak sangat menunggunya,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *