Warga Curhat Kekurangan Air Saat Ngariung, Besoknya Polisi Datang Bawa Tangki

INILAHTASIK.COM | Keluhan soal sulitnya mendapatkan air bersih yang disampaikan warga Kampung Warung Cikopi, Desa Salebu, Kecamatan Mangunreja, Kabupaten Tasikmalaya, tak berhenti sebagai obrolan di pos ronda.

Sehari setelah mendengar langsung keluhan tersebut, jajaran Polres Tasikmalaya bergerak. Sabtu (3/10/2026), sebuah truk tangki air bersih didatangkan ke permukiman warga untuk memenuhi kebutuhan air yang mulai sulit diperoleh.

Sejumlah jeriken, ember hingga galon milik warga langsung berjajar di sekitar lokasi. Warga datang membawa wadah kosong untuk mendapatkan pasokan air yang belakangan menjadi kebutuhan sulit bagi sebagian masyarakat.

Personel Satreskrim, Satlantas dan Satsamapta Polres Tasikmalaya turun langsung membantu proses penyaluran. Selang dari tangki diarahkan ke wadah-wadah warga yang sudah menunggu sejak siang.

Bantuan tersebut menjadi tindak lanjut dari komunikasi antara polisi dan masyarakat dalam agenda Ngariung Kamtibmas yang digelar di Pos Kamling Kampung Warung Cikopi pada Jumat (2/10/2026) malam.

Saat dialog berlangsung, warga menyampaikan sejumlah persoalan yang mereka hadapi, salah satunya kesulitan memperoleh air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya AKP Heru Samsul Bahri mengatakan, keluhan tersebut langsung ditindaklanjuti setelah jajaran kepolisian mendengarnya secara langsung dari masyarakat.

“Malam tadi pak Kapolres bersama jajaran menyambangi warga untuk menjaga kamtibmas dengan terjun langsung. Kami ngobrol dan mendengar keluhan masyarakat. Hasilnya, warga mengeluhkan kekurangan air,” kata Heru.

“Atas perintah Pak Kapolres, kami langsung salurkan air bersih,” sambungnya.

Bagi warga, kedatangan tangki air tersebut menjadi kabar baik di tengah kondisi pasokan air yang semakin terbatas.

Siti (55), warga Kampung Warung Cikopi, mengaku bantuan itu sangat berarti karena air menjadi kebutuhan utama yang mulai sulit dipenuhi.

“Sangat terbantu sekali dengan pasokan distribusi air bersih ini. Untuk kebutuhan masak dan minum sehari-hari belakangan ini memang cukup sulit,” ujar Siti.

Ia pun terlihat membawa wadah untuk menampung air yang nantinya digunakan untuk kebutuhan rumah tangga.

Kapolres Tasikmalaya AKBP Ade Papa Rihi melalui Kasubsi Penmas Polres Tasikmalaya Aipda Triana Anggasari mengatakan, distribusi air tersebut merupakan bentuk kepedulian kepolisian terhadap kondisi yang dihadapi masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada masyarakat. Kami berharap bantuan air bersih yang disalurkan dapat bermanfaat dan sedikit membantu memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujar Triana.

Menurutnya, bantuan difokuskan kepada masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat menurunnya ketersediaan sumber air di lingkungan permukiman.

Penyaluran dilakukan oleh personel dari sejumlah satuan. Polisi tak hanya mengatur antrean, tetapi juga membantu warga mengangkat serta mengisi wadah, terutama milik warga lanjut usia.

Heru menegaskan, kegiatan tersebut menjadi gambaran bahwa komunikasi antara polisi dan masyarakat tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Keluhan yang disampaikan warga diharapkan dapat menjadi dasar bagi kepolisian untuk mengambil langkah nyata sesuai kebutuhan di lapangan.

“Jadi bukan hanya datang, ngobrol, kemudian selesai. Ketika ada keluhan yang memang bisa kami bantu, kami berusaha merespons secepat mungkin,” ujar Heru.

Distribusi air bersih itu sekaligus memperlihatkan pola pendekatan Polres Tasikmalaya yang menempatkan masyarakat sebagai mitra dalam menjaga situasi kamtibmas.

Dari pos ronda, keluhan warga terdengar. Sehari kemudian, polisi kembali datang bukan dengan agenda patroli, melainkan membawa air bersih untuk kebutuhan warga.

Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat sekaligus memastikan persoalan yang menyentuh kebutuhan dasar warga mendapat perhatian dan respons di lapangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *