Senyum di Ujung Ramadan, Kalisha Bagikan 1.000 Mukena

Kalisha bersama Lazismu Tasikmalaya menyalurkan 1.000 mukena

INILAHTASIK.COM | Momentum akhir Ramadan 1447 Hijriah dimanfaatkan perusahaan fesyen muslim Kalisha untuk memperkuat kepedulian sosial melalui program “Kalisha Berbagi 1.000 Mukena”.

Bekerja sama dengan Lazismu Kabupaten Tasikmalaya, bantuan tersebut disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan di berbagai wilayah, Kamis, 19 Maret 2026.

Kegiatan penyerahan simbolis berlangsung di Aula Masjid Basmalah Cikedokan, Kecamatan Singaparna, dan dihadiri oleh jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah, PD Aisyiyah, serta pengurus Lazismu Kabupaten Tasikmalaya.

Sebanyak 1.000 mukena didistribusikan kepada penerima manfaat yang tersebar di sekitar 70 desa pada 12 kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya.

Pada tahap simbolis, bantuan diserahkan kepada sekitar 60 orang perwakilan dari beberapa kecamatan, di antaranya Singaparna, Padakembang, Leuwisari, dan Sariwangi.

General Manager Kalisha, Unun Ainun, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR) yang terus dikembangkan secara berkelanjutan.

Menurutnya, pemilihan Lazismu sebagai mitra bukan tanpa alasan. Selain memiliki sistem yang profesional, Lazismu dinilai memiliki jaringan distribusi yang luas dan akurat dalam mendata penerima manfaat.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap bantuan yang diberikan benar-benar sampai kepada yang berhak. Kolaborasi dengan Lazismu membuat proses distribusi menjadi lebih tepat sasaran dan terukur,” ujar Unun.

Ia menyebut, program berbagi mukena ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk nyata rasa syukur perusahaan sekaligus upaya menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Apa yang kami berikan mungkin tidak besar, namun kami berharap bisa memberikan kenyamanan bagi para muslimah dalam beribadah, terutama menjelang Idulfitri,” katanya.

Lebih jauh, Unun menjelaskan bahwa Kalisha yang merupakan bagian dari PT Meta Global Triasa atau dikenal dengan X-Sha—selama Ramadan telah menjalankan berbagai program sosial. Di antaranya pembagian 1.300 voucher pakaian Lebaran bagi anak yatim dan dhuafa, serta penyaluran 2.050 paket sembako.

Tak hanya fokus pada bantuan langsung, perusahaan juga menjalankan program pemberdayaan ekonomi dengan melibatkan lebih dari 500 penjahit lokal dengan total karyawan 1.300 orang yang didominasi anak muda.

Langkah ini dinilai mampu memberikan dampak jangka panjang terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Kami ingin bisnis yang dijalankan tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga menjadi sarana untuk meraih keberkahan dengan mengedepankan nilai manfaat bagi umat,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Lazismu Kabupaten Tasikmalaya, H. Ade Syarif, memastikan bahwa seluruh penerima bantuan telah melalui proses verifikasi yang ketat agar tepat sasaran.

“Data penerima manfaat kami himpun dari berbagai wilayah, kemudian diseleksi agar bantuan ini benar-benar dirasakan oleh mereka yang membutuhkan,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Kalisha dalam menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah melalui Lazismu.

“Kepercayaan ini adalah amanah yang harus kami jaga dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Ketua PD Muhammadiyah Kabupaten Tasikmalaya, H. Iwa Kurniawan, menilai program ini sebagai contoh kolaborasi positif antara dunia usaha dan lembaga sosial dalam memaksimalkan keberkahan Ramadan.

Menurutnya, bulan Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk memperbanyak amal kebaikan karena nilai pahalanya berlipat ganda.

“Apa yang dilakukan Kalisha ini adalah bentuk investasi jangka panjang, bukan hanya di dunia tetapi juga untuk kehidupan akhirat,” ungkap Iwa.

Ia pun mengajak masyarakat untuk meneladani semangat berbagi tersebut, serta menjadikan sedekah sebagai bagian dari kebiasaan hidup.

“Kita semua tidak ingin menyesal di kemudian hari. Sedekah adalah bekal terbaik yang bisa kita siapkan sejak sekarang,” pungkasnya.

Program ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat secara langsung kepada penerima, tetapi juga mampu menginspirasi lebih banyak pihak untuk turut berbagi dan memperkuat ukhuwah dan solidaritas sosial, khususnya di momen penuh berkah seperti Ramadan.

Sementara itu, dalam kesempatan yang berbeda, Hj. Teti Nurhayati, selaku pemilik Kalisha, menyatakan bahwa kerjasama dengan Lazismu merupakan ungkapan syukur atas besarnya kepercayaan yang diberikan pelanggan terhadap merk yang telah ia bina dengan sepenuh hati.

Ia menuturkan, melalui pembagian seribu mukena itu, Kalisha tiada semata hadir sebagai penyedia busana muslim, melainkan juga menjadi wasilah bagi kaum muslimah agar dapat menunaikan ibadah dengan lebih nyaman dan khusyuk.

“Harapan saya, usaha ini tidak hanya tumbuh secara komersial, melainkan menjadi sarana untuk meraih ridha Allah SWT serta memberikan manfaat yang nyata bagi umat,” ujarnya penuh khidmat.

Lebih jauh lagi, ia menyampaikan asa terhadap masa depan Kalisha, agar senantiasa bertumbuh dan berkembang.

“Saya menginginkan Kalisha menjadi sebuah merk yang mandiri, inovatif, dan mampu menembus pasar yang lebih luas di masa mendatang,” pungkas Hj. Teti Nurhayati dengan tegas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *