INIAHTASIK.COM | Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI Kosasih, S.E., yang akrab disapa dengan julukan “Jenderal Santri”, secara resmi melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Al Gandara 87, di markas Brigif TP 87/Salakanagara, Desa Sukadalem, Waringinkurung, Kabupaten Serang, Banten pada Selasa 12 Mei 2026.
Prosesi peletakan batu pertama dilakukan Mayjen TNI Kosasih SE didampingi langsung oleh Owner Gandara Group37, H Cahya Gandara dan juga Komandan Brigade Infanteri (Danbrigif) TP 87/Salakanagara Kolonel Infanteri Raden Henra Sukmadjidibrata, S.I.P., M.I.P.
Kehadiran Mayjen TNI Kosasih di lokasi acara memiliki makna yang sangat mendalam. Ia mengaku momen tersebut sebagai ajang “Pulang Kampung”. Lahir dan besar di Cimanuk, Desa Ronceng, Kabupaten Pandeglang, sang Jenderal berbagi kisah inspiratif di hadapan warga.
”Saya asli Banten. Dulu, saya besar di masjid. Dari kecil sampai SMA saya adalah seorang marbot. Kisah hidup saya membuktikan bahwa marbot pun bisa jadi Jenderal,” ujarnya dengan nada penuh motivasi.
Ia pun berharap Masjid Al Gandara 87 tak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga sebagai wadah untuk mencetak generasi unggul.
Kolaborasi Strategis, Gandara Group37 dan Tokoh Kemanusiaan
Pembangunan masjid dengan desain representatif ini merupakan buah sinergi Pangdam III/Siliwangi, Gandara Group37, Irjen Kemendes PDTT dan Sahabat Ryano.
Irjen Kemendes Dr. Masyhudi berharap keberadaan masjid tersebut bisa memperkuat dasar agama para generasi muda sebagai fondasi kemajuan bangsa dan negara.
“Semoga dengan adanya masji Al-Gandara 87 bisa memberikan dampak manfaat bagi kemajuan daerah dan bangsa dan menjadi pusat syiar Islam yang representatif,” ungkapnya.

Sementara, Owner Gandara Group37, H. Cahya Gandara, menegaskan komitmennya dalam syiar Islam, yang sampai saat ini telah meresmikan sebanyak 2.044 unit masjid di berbagai wilayah dan ratusan lainnya tengah dalam proses pembangunan.
”Kami ingin masjid ini menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan peradaban, bukan sekadar sarana ibadah formal semata,” ucapnya.
Pembagian 1.100 paket sembako bagi masyarakat kurang mampu di sekitar lingkungan Brigif TP 87/Salakanagara, mewarnai acara tersebut. Tampak rasa bahagia pun terpancar dari ribuan warga yang memadati lokasi.
Muhamad Ryano dari Sahabat Ryano menekankan pentingnya berbagai kepada sesama sebagai wujud rasa syukur atas karunia yang didapatkan selama ini.
Pangdam III/Siliwangi menginstruksikan agar pembangunan Masjid Al Gandara 87 dapat rampung dalam waktu tiga bulan. Dengan dukungan penuh dari Danbrigif TP 87/Salakanagara, Kolonel Infanteri Raden Henra Sukmadjidibrata, proyek ini diharapkan menjadi oase spiritual bagi prajurit TNI dan masyarakat sekitar.
Pembangunan Masjid Al Gandara 87 adalah bukti nyata bahwa kemitraan antara militer dan sektor swasta dapat melahirkan dampak sosial yang masif. Di tangan sang “Jenderal Santri” dan Gandara Group, masjid ini disiapkan menjadi mercusuar ilmu pengetahuan di Banten.











