INILAHTASIK.COM | Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, bersama Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari Al-Ayubi, menerima kunjungan kerja Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia di SMP Negeri 2 Singaparna, Jumat 22 Mei 2026.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau secara langsung proses pembelajaran di sekolah sekaligus memberikan motivasi kepada para siswa.
Dalam kesempatan itu, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Atif Latipulhayat, menyampaikan pentingnya menjaga keseimbangan kemampuan berbahasa, mulai dari bahasa nasional, bahasa daerah, hingga bahasa asing.
“Utamakan bahasa Indonesia, lestarikan bahasa Sunda, dan kuasai bahasa asing,” ujar Atif di hadapan para siswa.
Selain memberikan motivasi terkait pendidikan dan budaya, kunjungan tersebut juga menjadi ajang penguatan karakter dan kedisiplinan pelajar.
Bupati Cecep dalam arahannya mengingatkan siswa tingkat SMP dan MTs agar mematuhi aturan berlalu lintas, termasuk larangan membawa kendaraan bermotor bagi pelajar yang belum cukup umur atau belum memiliki surat izin mengemudi (SIM).
“Untuk seluruh siswa tingkat SMP/MTs yang belum cukup umur atau belum memiliki SIM, dilarang membawa kendaraan bermotor ke sekolah,” tegas Cecep.
Menurutnya, kedisiplinan dan kesadaran keselamatan berlalu lintas perlu ditanamkan sejak dini sebagai bagian dari pembentukan karakter pelajar.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota Komisi X DPR RI, Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Kepala Bappelitbangda, jajaran Dinas Pendidikan, Camat dan Muspika Singaparna, kepala sekolah, serta sejumlah tamu undangan lainnya.











