INILAHTASIK.COM | Lomba senam yang digelar Fatayat NU Kota Tasikmalaya tidak sekadar menjadi ajang adu kemampuan antar peserta. Kegiatan tersebut dinilai memiliki nilai lebih karena mampu mempertemukan unsur olahraga, silaturahmi, sekaligus pemberdayaan perempuan di tengah masyarakat.
Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya, Hj. Evi Silviani, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan olahraga yang dikemas dalam suasana kebersamaan dapat menjadi sarana membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan.
“Atas nama pribadi dan pimpinan Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya, saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Fatayat NU Kota Tasikmalaya yang telah menyelenggarakan kegiatan ini dengan baik,” kata Evi saat memberikan sambutan dalam lomba senam Fatayat NU, Sabtu (8/8/2026).
Ia menilai olahraga tidak hanya berkaitan dengan kebugaran tubuh. Di dalamnya terdapat nilai disiplin, kerja sama, sportivitas hingga semangat membangun kebersamaan.
“Ini bukan hanya persoalan siapa yang menjadi juara. Kegiatan seperti ini menjadi media untuk mempererat ukhuwah, membangun kebersamaan, sekaligus membudayakan pola hidup sehat,” ujarnya.
Evi menegaskan, kesehatan merupakan salah satu fondasi penting dalam membangun keluarga dan masyarakat. Kondisi masyarakat yang sehat, kata dia, akan mendukung terciptanya sumber daya manusia yang lebih produktif.
“Melalui olahraga, kita tidak hanya menjaga kebugaran jasmani, tetapi juga belajar disiplin, bekerja sama, menjunjung sportivitas dan menjaga kebersamaan,” katanya.
Di sisi lain, Evi mengapresiasi kiprah Fatayat NU yang selama ini dinilai aktif dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan. Peran organisasi tersebut dinilai strategis, terutama dalam pemberdayaan perempuan, pembinaan keluarga, peningkatan kesadaran kesehatan serta penguatan nilai keagamaan dan kebangsaan.
Karena itu, Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya disebutnya akan terus memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan organisasi kemasyarakatan yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Komisi IV membidangi pendidikan, kesehatan, kesejahteraan rakyat, kepemudaan, olahraga, perempuan dan perlindungan anak. Kami memiliki komitmen untuk terus mendorong kebijakan yang berpihak pada peningkatan kualitas sumber daya manusia,” tutur Evi.
Ia meyakini peningkatan kualitas kesehatan masyarakat harus berjalan beriringan dengan pembangunan di bidang pendidikan dan kesejahteraan.
“Kita percaya masyarakat yang sehat akan melahirkan generasi yang cerdas, produktif dan berakhlakul karimah,” imbuhnya.
Evi juga mengingatkan agar semangat dalam kegiatan tersebut tidak berhenti pada persoalan meraih juara. Baginya, proses membangun kebersamaan selama kegiatan justru menjadi capaian yang lebih penting.
“Menjadi juara tentu sebuah kebanggaan. Tetapi kemenangan yang sesungguhnya adalah ketika kita mampu membangun silaturahmi, menjunjung sportivitas, bekerja keras dan menjaga kebersamaan,” katanya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat digelar secara berkelanjutan dan menjadi agenda rutin yang mampu mendorong masyarakat untuk menjadikan olahraga serta pola hidup sehat sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
“Semoga kegiatan seperti ini terus dilaksanakan dan menjadi agenda rutin. Mudah-mudahan bisa menginspirasi masyarakat untuk hidup sehat, memperkuat persaudaraan, serta mempererat sinergi antara organisasi kemasyarakatan, pemerintah daerah dan DPRD dalam membangun Kota Tasikmalaya yang semakin maju, religius dan sejahtera,” pungkasnya.











