INILAHTASIK.COM | Perkuat ketahanan pangan nasional, Polres Tasikmalaya bersama pemerintah daerah dan kelompok tani tanam bawang putih di Kampung Buligir, Desa Parentas, Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu 19 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari gerakan penanaman bawang putih secara serentak di 17 provinsi. Di Tasikmalaya, program itu diarahkan untuk mengoptimalkan potensi lahan sekaligus mendorong peningkatan produksi komoditas pangan yang selama ini masih bergantung pada pasokan dari luar negeri.
Kapolres Tasikmalaya AKBP Ade Papa Rihi turun langsung dalam kegiatan penanaman bersama para petani. Turut hadir Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tasikmalaya Tatang Wahyudin, jajaran Perum Perhutani, unsur pemerintahan kecamatan dan desa, serta Kelompok Tani Giri Asih Parentas.
Lahan yang digunakan untuk budidaya bawang putih tersebut memiliki luas sekitar empat hektare dan berasal dari tanah kas Desa Parentas. Selain melakukan penanaman, Polres Tasikmalaya turut memberikan bantuan bibit dan pupuk kepada kelompok tani sebagai dukungan terhadap keberlanjutan program.
Ade Papa Rihi mengatakan, keterlibatan kepolisian tidak hanya berkaitan dengan aspek keamanan, tetapi juga bagian dari upaya mendukung program pemerintah yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
“Kami ingin memastikan program ketahanan pangan ini tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Ada pendampingan dan kolaborasi agar petani bisa mengoptimalkan lahan serta meningkatkan hasil produksinya,” kata Ade.
Menurutnya, penanaman bawang putih di Parentas diharapkan menjadi salah satu contoh pemanfaatan lahan produktif yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan. Kepolisian juga akan mendorong komunikasi dan koordinasi dengan instansi terkait maupun kelompok tani agar kendala di lapangan dapat segera ditangani.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tasikmalaya Tatang Wahyudin menilai keterlibatan berbagai unsur menjadi modal penting untuk mengembangkan komoditas bawang putih di daerah.
“Potensi lahan di wilayah ini cukup baik. Yang terpenting adalah bagaimana budidayanya dilakukan secara konsisten, mulai dari penyediaan benih, pemeliharaan, sampai penanganan setelah panen,” ujarnya.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu membuka peluang bagi petani untuk meningkatkan produktivitas sekaligus memperluas pengembangan bawang putih di Kabupaten Tasikmalaya.











