INILAHTASIK.COM | Satuan Reserse Narkoba Polres Tasikmalaya Kota menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara I Program Kampung Tangguh Narkoba tingkat Polda Jawa Barat. Penghargaan tersebut menjadi salah satu capaian istimewa dalam rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Pipit Rismanto kepada Kasat Reserse Narkoba Polres Tasikmalaya Kota, AKP Yayu Wahyudi, di Markas Polda Jawa Barat, Senin, 6 Juli 2026.
Dalam kesempatan itu, Kapolda memberikan apresiasi atas keberhasilan jajaran Polres Tasikmalaya Kota mengembangkan program pencegahan penyalahgunaan narkoba berbasis masyarakat.
“Terima kasih atas dedikasinya. Semoga prestasi ini dapat memotivasi anggota yang lain sehingga Polres Tasikmalaya Kota semakin baik ke depannya,” ujar Pipit saat menyerahkan piagam penghargaan.
AKP Yayu Wahyudi menjelaskan, penghargaan tersebut merupakan buah dari pengembangan Kampung Tangguh Narkoba di Kelurahan Yudanegara, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya.
Program itu, lanjut dia, dirancang tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum terhadap pelaku penyalahgunaan narkotika, tetapi juga mengedepankan langkah pencegahan melalui edukasi dan pembinaan masyarakat.
“Kami tidak hanya fokus pada penindakan terhadap pengguna maupun pengedar narkoba. Yang tidak kalah penting adalah upaya preventif dan preemtif, terutama kepada generasi muda, agar mereka tidak terjerumus ke penyalahgunaan narkoba,” kata Yayu.
Menurutnya, berbagai kegiatan positif bagi kalangan remaja menjadi salah satu strategi utama dalam membangun lingkungan yang tangguh terhadap ancaman narkoba. Pendekatan tersebut mendapat dukungan dari tokoh masyarakat, tokoh agama, pemerintah kelurahan, hingga warga setempat.
“Alhamdulillah, masyarakat memberikan dukungan penuh. Sinergi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pemerintah setempat membuat program ini bisa berjalan dengan baik,” ujarnya.
Yayu mengakui pelaksanaan program tidak lepas dari berbagai tantangan. Namun, pihaknya memilih mengedepankan pendekatan persuasif melalui sosialisasi dan penyuluhan mengenai bahaya narkoba dibanding hanya mengandalkan tindakan represif.
“Hambatan tentu ada, tetapi kami terus melakukan pendekatan kepada masyarakat dan memberikan edukasi tentang dampak buruk penyalahgunaan narkoba. Kesadaran masyarakat adalah kunci utama keberhasilan program ini,” katanya.
Prestasi sebagai Kampung Tangguh Narkoba terbaik tingkat Polda Jawa Barat sekaligus menjadi hadiah istimewa bagi Kapolres Tasikmalaya Kota, Andi Purwanto, yang dalam waktu dekat dijadwalkan akan beralih tugas ke daerah lain.
Capaian tersebut juga menjadi bukti bahwa kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat mampu menciptakan lingkungan yang lebih aman dan bebas dari ancaman penyalahgunaan narkotika.











