INILAHTASIK.COM | Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti acara perpisahan siswa kelas XII SMAN 1 Kota Tasikmalaya yang digelar di lingkungan sekolah, Kamis 7 Mei 2026. Di hadapan para lulusan, Kepala SMAN 1 Kota Tasikmalaya, Dr. H. Yonandi S.Si, M.T, menyampaikan pesan mendalam sebagai bekal para siswa menapaki kehidupan setelah masa putih abu-abu.
Yonandi mengaku bangga melepas ratusan siswa yang telah menyelesaikan pendidikan mereka. Ia berharap para lulusan mampu terus berjuang demi meraih masa depan yang lebih baik.
“Kami melepas mereka dengan penuh kebanggaan dan sejuta harapan. Kami berharap mereka terus berjuang untuk meraih masa depan yang lebih baik,” ujar Yonandi kepada wartawan.
Dalam pesannya, Yonandi menekankan tiga hal penting yang harus dipegang para lulusan. Pertama, menjaga adab dan nama baik almamater di mana pun berada.
“Mereka harus selalu ingat kepada almamaternya. Tidak hanya menjaga dirinya sendiri, tetapi juga menjaga nama baik sekolah melalui prestasi dan perilaku yang baik,” katanya.
Selain itu, ia juga meminta para siswa untuk tidak berhenti belajar meski telah menyelesaikan pendidikan di tingkat SMA. Menurutnya, proses belajar dapat diperoleh dari berbagai pengalaman hidup.
“Belajar bisa dari kehidupan, dari alam, maupun dari lingkungan kampus. Dengan semangat belajar yang terus dijaga, mereka akan menjadi generasi hebat dan mampu meraih masa depan yang cemerlang,” ucapnya.
Terkahir Yonandi menyampaikan pentingnya menjadi pribadi yang memberi manfaat bagi sesama. Ia menilai keberhasilan seseorang tidak hanya diukur dari capaian pribadi, tetapi juga dari dampak positif yang diberikan kepada lingkungan sekitar.
“Khoirunnas Anfa’uhum Linnas, sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya. Ketika mereka menghadapi ujian sekecil apa pun, itu tidak hanya akan membentuk dirinya, tetapi juga membawa dampak baik bagi lingkungan sekitarnya,” tambahnya.
Ia juga mengingatkan bahwa para lulusan saat ini merupakan generasi penerus bangsa yang akan menentukan arah masa depan negeri.
“Mereka adalah pemilik dan pewaris negeri ini. Karena itu mereka harus memberikan yang terbaik, membanggakan keluarga, almamater, dan juga bangsanya,” jelasnya.
Di sisi lain, Yonandi menyebut capaian lulusan tahun ini cukup membanggakan. Dari total 420 siswa kelas XII, sebanyak 80 siswa telah diterima di perguruan tinggi negeri.
“Artinya hampir 20 persen diterima di PTN. Sementara yang diterima di perguruan tinggi swasta juga sudah lebih dari 50 orang. Biasanya satu siswa diterima di beberapa kampus sekaligus, baik negeri maupun swasta,” katanya.
Ia mengaku optimis seluruh lulusan angkatan tahun ini akan melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi, baik melalui perguruan tinggi negeri maupun swasta.
Yonandi menambahkan, lulusan tahun ini merupakan angkatan ke-67 SMAN 1 Kota Tasikmalaya, sementara usia sekolah kini telah memasuki 70 tahun.











