KRPL Pertanyakan Keseriusan Pemkot Tasikmalaya, Desak Cabut PBG Lapang Padel

Sidak anggota DPRD Kota Tasikmalaya ke lokasi pembangunan lapang padel di Jalan Ir Juanda beberapa waktu lalu.

INILAHTASIK.COM | Komunitas Rakyat Peduli Lingkungan (KRPL) mempertanyakan komitmen Pemerintah Kota Tasikmalaya dalam menindaklanjuti hasil rekonstruksi lahan pembangunan Padel For You yang sebelumnya telah dilakukan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Tasikmalaya.

Pasalnya, hasil rekonstruksi tersebut tidak hanya telah selesai dilakukan, tetapi juga telah dibahas oleh DPRD Kota Tasikmalaya yang kemudian mengeluarkan sejumlah rekomendasi kepada pemerintah daerah. Namun hingga kini, rekomendasi tersebut dinilai belum diikuti dengan langkah konkret dari pihak eksekutif.

Ketua KRPL, Asep Gatot, menilai lambannya tindak lanjut pemerintah menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat terkait keseriusan penanganan persoalan tersebut.

“Sudah beberapa kali DPRD menyampaikan rekomendasi, akan tetapi tidak ada eksekusi dari pihak eksekutif. Kami mempertanyakan keseriusan pemerintah dalam menyelesaikan persoalan ini,” ujar Asep Gatot kepada wartawan, Selasa 23 Juni 2026.

Menurutnya, rekomendasi yang telah disampaikan DPRD seharusnya menjadi dasar bagi pemkot untuk mengambil langkah yang diperlukan sesuai ketentuan yang berlaku. Ia juga mendesak agar hasil pembahasan tidak berhenti pada tataran administrasi semata.

“Kami meminta rekomendasi DPRD benar-benar dilaksanakan. Jika memang ditemukan pelanggaran berdasarkan hasil rekonstruksi dan kajian yang ada, pemerintah harus berani mengambil tindakan, termasuk mencabut kembali Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) apabila diperlukan,” tegasnya.

Asep menambahkan, kejelasan sikap pemerintah penting untuk memberikan kepastian hukum sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap proses pengawasan pembangunan di Kota Tasikmalaya.

Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kota Tasikmalaya, Hanafi, mengatakan bahwa hasil rekonstruksi yang dilakukan BPN saat ini masih dalam tahap pembahasan oleh dinas teknis terkait.

“Hasil rekonstruksi BPN masih dibahas oleh dinas teknis, dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR). Setelah pembahasan selesai, nanti akan ada kesimpulan yang menjadi dasar untuk menentukan langkah selanjutnya,” kata Hanafi.

Meski demikian, pihaknya belum merinci kapan proses pembahasan tersebut akan selesai maupun bentuk tindak lanjut yang akan diambil pemerintah daerah setelah kajian teknis rampung.

Hingga saat ini, polemik terkait pembangunan Padel For You masih menjadi perhatian sejumlah pihak. Selain mendapat sorotan dari masyarakat dan pegiat lingkungan, persoalan tersebut juga telah menjadi pembahasan di DPRD Kota Tasikmalaya yang meminta pemerintah segera mengambil langkah sesuai hasil kajian dan rekomendasi yang telah diterbitkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *