Nahkoda Baru PP Pemuda PERSIS Dikukuhkan, Hilman Rasyid Siapkan Gerakan “Panca Jihad”

Jajaran Tasykil Pengurus Pusat Pemuda Persatuan Islam masa jihad 2026-2031 usai resmi dikukuhkan pada pertengahan Juli lalu.

INILAHTASIK.COM | Pimpinan Pusat (PP) Pemuda PERSIS resmi memulai kepengurusan baru untuk masa jihad 2026–2031. Di bawah kepemimpinan Hilman Rasyid, organisasi kepemudaan Persatuan Islam itu langsung memasang target besar melalui konsep Panca Jihad sebagai arah gerakan lima tahun ke depan.

Pengukuhan jajaran tasykil dan lembaga berlangsung di Aula Lantai 3 Kantor PP PERSIS dan Badan Otonom, Bandung, Senin (13/7/2026) lalu. Prosesi tersebut berdasarkan Surat Keputusan Nomor 001/A.6.2/B.1-C.1/VII/2026 dan disaksikan langsung Ketua Umum PP PERSIS, KH. Dr. Jeje Zaenudin M.Ag.

Ketua Umum PP Pemuda Persis, Hilman Rasyid menegaskan kepengurusan baru tidak boleh sekadar melanjutkan program yang sudah ada. Menurutnya, Pemuda PERSIS harus mampu menjadi motor perubahan di tengah tantangan era digital dan perubahan sosial.

“Pemuda PERSIS harus menjadi episentrum gerakan dakwah kontemporer, penggerak kemandirian umat, sekaligus penjaga marwah jam’iyyah,” kata Hilman, Kamis 30 Juli 2026.

Ia menilai tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini jauh lebih kompleks, mulai dari disrupsi teknologi, krisis moralitas digital hingga persoalan kesenjangan ekonomi.

“Kita dituntut melakukan tajdid jami’ syamil atau pembaruan secara menyeluruh. Semua tantangan itu harus dijawab tanpa meninggalkan akar ideologis organisasi,” ujarnya.

Untuk mewujudkan visi tersebut, pihaknya menetapkan lima program prioritas yang diberi nama Panca Jihad. Kelima program itu meliputi modernisasi tata kelola organisasi berbasis digital, penguatan kaderisasi ulama dan intelektual, pengembangan dakwah berbasis data, pemberdayaan ekonomi kader melalui BUMJ dan HIPPI maupun lembaga sejenis, serta memperluas diplomasi strategis dan kolaborasi kebangsaan.

Hilman menegaskan seluruh pengurus dituntut bekerja cepat, adaptif, dan mampu menjawab perkembangan zaman.

“Shaf kepengurusan kali ini harus responsif, berdedikasi, dan memiliki kompetensi. Kita tidak boleh gagap menghadapi tantangan zaman,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Umum PP PERSIS KH. Dr. Jeje Zaenudin mengingatkan bahwa setiap generasi memiliki tanggung jawab sesuai zamannya. Karena itu, ia meminta kepengurusan baru tidak hanya berbangga dengan sejarah organisasi.

“Jangan cukup bangga dengan sejarah pendahulu. Tugas saat ini adalah melahirkan karya dan kontribusi nyata sesuai zaman. Jaga integritas, kuatkan sinergi dengan induk jam’iyyah, dan padukan dakwah dengan penguasaan sains, teknologi, serta ekonomi,” pesannya.

Dalam struktur baru tersebut, Hilman Rasyid didampingi M. Edwin Khadafi sebagai Wakil Ketua Umum. Posisi Sekretaris Umum diisi Jajang Hidayatulloh, sedangkan Bendahara Umum dipercayakan kepada Apt. Malik Idris.

Selain membentuk 13 bidang kerja nasional, PP Pemuda PERSIS juga mengukuhkan empat lembaga strategis, yakni Lembaga Kaderisasi Ulama Muda, Lembaga Studi Sastra dan Kebudayaan, Lembaga Akselerasi Ekonomi Jam’iyyah, serta Lembaga Strategi Komunikasi dan Pengembangan Media.

Dengan formasi tersebut, PP Pemuda PERSIS menargetkan organisasi tidak hanya menjadi wadah kaderisasi, tetapi juga tampil sebagai kekuatan dakwah, ekonomi, dan kebangsaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *