INILAHTASIK.COM | Ratusan penghobi burung berkicau memadati arena perlombaan dalam ajang Kapolres Cup Kicau Mania yang digelar Polres Tasikmalaya untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80. Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari itu berlangsung meriah dengan diikuti peserta dari berbagai wilayah di Jawa Barat hingga Jawa Tengah.
Gelaran yang mempertandingkan 14 kelas tersebut menjadi magnet bagi komunitas kicau mania dari Tasikmalaya, Bandung, Garut, Ciamis, Banjar, Pangandaran, hingga Cilacap. Suasana kompetitif terasa sepanjang perlombaan, terutama pada kelas Murai Batu yang menjadi kategori unggulan.
Kapolres Tasikmalaya, AKBP Wahyu Pristha Utama, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi wadah bagi para penghobi burung untuk menyalurkan hobi, tetapi juga sebagai sarana mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.
“Kegiatan ini kami selenggarakan untuk memperkuat kedekatan Polres Tasikmalaya dengan masyarakat, khususnya komunitas pencinta burung. Kami melihat sinergi yang sangat baik antara kepolisian, penyelenggara, dan seluruh peserta yang hadir,” ujar Wahyu, kepada wartawan disela kegiatan, Minggu 21 Juni 2026.
Tingginya antusiasme peserta membuat Polres Tasikmalaya berencana menjadikan Kapolres Cup Kicau Mania sebagai agenda rutin tahunan.
“Insyaallah kegiatan ini akan terus kami laksanakan setiap tahun. Harapannya para pencinta burung dapat menjadikan Kapolres Cup sebagai agenda yang selalu dinantikan,” katanya.
Ketua Umum Saduluran Murai Sukapura (SMS), H. Ijang Suryana, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Polres Tasikmalaya sehingga kegiatan dapat berjalan lancar dan mendapat sambutan luas dari komunitas kicau mania.
“Kami merasa bangga bisa dipercaya menjadi bagian dari penyelenggaraan Kapolres Cup. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan semakin besar pada tahun-tahun mendatang,” ucap H. Ijang.
Selain menjadi ajang kompetisi, perlombaan juga memberikan dampak positif bagi para peternak dan pedagang burung. Banyak peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperkenalkan burung-burung unggulannya kepada sesama penghobi.
Salah seorang peserta asal Kota Tasikmalaya, Ade yang akrab disapa Pak Oyon, mengaku sengaja menurunkan burung dagangannya di arena lomba untuk menguji kualitas sekaligus menarik minat calon pembeli.
“Saya berharap burung bisa tampil maksimal dan stabil. Karena ini juga burung dagangan, tentu harapannya semakin dikenal dan mendapat nilai jual yang lebih baik,” katanya.
Kesuksesan penyelenggaraan Kapolres Cup Kicau Mania tahun ini menjadi bukti tingginya minat masyarakat terhadap dunia perburungan. Di sisi lain, kegiatan tersebut juga menjadi sarana memperkuat silaturahmi dan kolaborasi antara Polri dengan berbagai komunitas di Kabupaten Tasikmalaya.











