INILAHTASIK.COM | Musim kemarau yang masih berlangsung membuat kebutuhan air bersih menjadi persoalan bagi sebagian masyarakat, termasuk penghuni Panti Asuhan An Nur di Cilampunghilir, Kecamatan Padakembang, Kabupaten Tasikmalaya.
Melihat kondisi tersebut, Forum Koordinasi Taruna Siaga Bencana (FK Tagana) Kabupaten Tasikmalaya turun langsung menyalurkan bantuan 6.000 liter air bersih ke panti asuhan tersebut, Sabtu 5 September 2026.
Bantuan dikirim menggunakan armada tangki air. Sesampainya di lokasi, air kemudian dialirkan menuju sejumlah tempat penampungan yang telah disiapkan oleh pengelola panti.
Petugas bersama warga turut membantu proses pendistribusian dengan menggunakan pompa dan selang. Penyaluran dilakukan secara bertahap agar seluruh kebutuhan air yang telah disiapkan dapat terisi dengan tertib.
Ketua FK Tagana Kabupaten Tasikmalaya, Jembar Adisetya, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang mulai merasakan dampak keterbatasan air bersih akibat musim kemarau.
“Kami berupaya hadir ketika ada masyarakat yang membutuhkan, termasuk saudara-saudara kita di Panti Asuhan An Nur. Hari ini kami distribusikan sekitar 6.000 liter air bersih untuk membantu memenuhi kebutuhan mereka,” ujar Jembar.
Menurutnya, air bersih merupakan kebutuhan dasar yang tidak bisa ditunda. Terlebih bagi panti asuhan yang dihuni banyak anak dan membutuhkan ketersediaan air untuk berbagai aktivitas sehari-hari.
Jembar menuturkan, bantuan tersebut diharapkan dapat sedikit meringankan beban pengelola maupun penghuni panti dalam memenuhi kebutuhan air selama kondisi kemarau masih berlangsung.
“Air ini tentu bukan hanya untuk diminum, tetapi juga untuk kebutuhan sehari-hari. Mudah-mudahan bantuan yang kami salurkan bisa memberikan manfaat dan setidaknya meringankan kebutuhan Panti Asuhan An Nur,” katanya.
Ia menambahkan, Tagana akan terus berupaya menjalankan fungsi sosialnya dengan merespons kebutuhan masyarakat, khususnya ketika terjadi kondisi yang berpotensi mengganggu pemenuhan kebutuhan dasar.
“Kami ingin Tagana tidak hanya hadir ketika terjadi bencana, tetapi juga bisa memberikan respons sosial ketika masyarakat menghadapi persoalan seperti kesulitan mendapatkan air bersih,” tutur Jembar.
Pihaknya berharap dengan distribusi bantuan ini, kebutuhan air bersih penghuni Panti Asuhan An Nur dapat terbantu. Kehadiran relawan di tengah masyarakat sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat kepedulian dan solidaritas sosial di tengah kondisi kemarau.











