Warga Mangunreja Dapat Kejutan Jumat Berkah dari Polres Tasikmalaya

Wakapolres Tasikmalaya Kompol Asep Muslihat tengah membagikan santap siang Jumat Berkah kepada anak-anak usai sholat Jumat. Jumat (2/10/2026).

INILAHTASIK.COM | Masjid Agung Mangunreja, Kabupaten Tasikmalaya, menjadi titik perjumpaan antara polisi dan masyarakat, Jumat (2/10/2026). Bukan hanya menjalankan ibadah salat Jumat, jajaran Polres Tasikmalaya juga memanfaatkan momentum untuk semakin dekat dengan masyarakat.

Kegiatan dikemas melalui program Jumat Keliling (Jumling) yang dipadukan dengan Jumat Berkah. Sejumlah personel kepolisian hadir dan berbaur bersama jemaah tanpa sekat.

Wakapolres Tasikmalaya Kompol Asep Muslihat, S.H, M.Si, memimpin langsung kegiatan tersebut. Setelah salat Jumat, polisi tidak langsung meninggalkan lokasi. Interaksi dengan masyarakat berlanjut melalui silaturahmi dan komunikasi mengenai situasi keamanan serta ketertiban di lingkungan sekitar.

Kasubsi Penmas Polres Tasikmalaya Aipda Triana Anggasari mengatakan, kegiatan Jumat Keliling menjadi salah satu cara kepolisian membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat.

Menurutnya, kehadiran polisi di tengah warga tidak hanya dibutuhkan ketika terjadi gangguan keamanan, tetapi juga dalam suasana yang lebih humanis.

“Kehadiran Polri di tengah-tengah jemaah melalui Jumat Keliling dan Jumat Berkah ini adalah bentuk nyata komitmen kami untuk selalu dekat dengan masyarakat,” ujar Triana.

Ia menambahkan, pendekatan langsung tersebut diharapkan membuat masyarakat semakin mudah berkomunikasi dengan anggota kepolisian.

“Kami ingin memastikan bahwa polisi bukan sosok yang jauh, melainkan pengayom dan sahabat tempat warga merasa aman dan nyaman,” katanya.

Selain bersilaturahmi, jajaran Polres Tasikmalaya juga melaksanakan aksi sosial melalui program Jumat Berkah. Bantuan dan santapan makan siang dibagikan kepada jemaah serta warga sekitar yang membutuhkan.

Kegiatan kemudian ditutup dengan suasana penuh keakraban. Polisi dan warga saling berkomunikasi sebelum meninggalkan kawasan masjid.

Program tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya kepolisian menjaga hubungan dengan masyarakat melalui pendekatan yang humanis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *