Burhanudin Muslim Ramaikan Bursa Ketua KNPI Tasikmalaya, Tawarkan Politik Gagasan

Kandidat calon Ketua DPD KNPI Kabupaten Tasikmalaya Burhanudin Muslim menyerahkan berkas pendaftaran kepada panitia Musda. Selasa (14/04/2026).

INILAHTASIK.COM | Dinamika pemilihan Ketua DPD KNPI Kabupaten Tasikmalaya menjelang Musyawarah Daerah (Musda) XVI semakin kompetitif. Salah satu nama yang kini resmi meramaikan kontestasi adalah Burhanudin Muslim, yang telah mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon ke panitia di sekretariat Musda, kawasan Islamic Center, Selasa sore, 14 April 2026.

Kehadiran Burhanudin dinilai menghadirkan nuansa berbeda dalam persaingan. Ia mengusung pendekatan berbasis gagasan dengan menekankan pentingnya mengembalikan fungsi KNPI sebagai wadah perjuangan kolektif pemuda, bukan sekadar organisasi simbolik.

Dalam keterangannya, Burhanudin menegaskan bahwa KNPI harus mampu menjawab berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini. Ia menyebut, persoalan pemuda tidak hanya berkutat pada satu sektor, melainkan meliputi aspek sosial, ekonomi, pendidikan, hingga keterlibatan dalam pembangunan daerah.

“KNPI harus kembali menjadi ruang perjuangan bersama. Pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton, tetapi harus hadir memberi solusi, kritik yang konstruktif, dan gagasan nyata untuk kemajuan daerah,” ujarnya.

Menurutnya, peran pemuda sebagai agen perubahan harus diperkuat melalui ruang yang terbuka dan responsif. Ia juga menilai, selama ini masih terdapat kesenjangan antara aspirasi pemuda dan kebijakan yang diambil pemerintah.

“Tantangan pemuda hari ini semakin kompleks, mulai dari pengangguran hingga terbatasnya ruang kreativitas. KNPI harus bisa menjadi jembatan antara suara pemuda dan kebijakan pemerintah daerah,” katanya.

Lebih lanjut, Burhanudin menyoroti pentingnya optimalisasi pelayanan kepemudaan yang telah diatur dalam Peraturan Daerah. Ia menilai implementasi regulasi tersebut masih perlu diperkuat agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh generasi muda.

“Intinya bagaimana pelayanan terhadap pemuda yang sudah tercantum dalam perda itu bisa dimaksimalkan. KNPI jangan hanya hadir saat momentum organisasi saja, tapi harus benar-benar terasa manfaatnya bagi pemuda di daerah,” tegasnya.

Selain itu, ia juga menaruh perhatian pada penyelesaian pembangunan gedung pemuda yang dinilai strategis sebagai pusat aktivitas dan kolaborasi. Menurutnya, fasilitas tersebut harus dimanfaatkan sebagai ruang produktif bagi berbagai elemen kepemudaan.

“Gedung pemuda harus menjadi ruang bersama bagi seluruh organisasi kepemudaan, komunitas kreatif, dan tempat tumbuhnya ide-ide besar pemuda Tasikmalaya,” ujar Burhanudin.

Ia mengajak seluruh pihak untuk menjadikan Musda sebagai ajang adu konsep dan visi, bukan sekadar pertarungan kepentingan jangka pendek.

“Kita harus sepakat bahwa gagasan jauh lebih penting daripada pragmatis. KNPI ke depan harus dibangun dengan ide, konsep, dan kerja nyata yang terukur,” ucapnya.

Sejumlah kalangan pemuda menyambut positif kehadiran Burhanudin dalam bursa calon ketua. Mereka berharap Musda XVI mampu melahirkan kepemimpinan yang lebih visioner, inklusif, serta mampu menjawab kebutuhan generasi muda.

Dengan membawa isu penguatan pelayanan pemuda, optimalisasi regulasi, serta pembangunan infrastruktur kepemudaan, Burhanudin Muslim dinilai menjadi salah satu kandidat yang patut diperhitungkan dalam kontestasi Ketua DPD KNPI Kabupaten Tasikmalaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *