Program Save Jompo Salurkan 1,6 Ton Beras, Yayasan Padi Apresiasi Kepedulian Para Agnia

INILAHTASIK.COM | Program Save Jompo yang digagas Yayasan Padi Nusantara Sejahtera terus menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat lanjut usia yang kurang mampu di Kota Tasikmalaya.

Sejak diluncurkan pada akhir September 2025 lalu, program tersebut telah menyalurkan sebanyak 1.600 kilogram beras kepada para penerima manfaat. Apabila dihitung dengan harga beras Rp 15.000 per kilogram, nilai bantuan yang telah disalurkan mencapai Rp 24 juta.

Dewan Pembina Yayasan Padi Nusantara Sejahtera, Iwan Restiawan, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh agnia atau para dermawan yang selama ini telah mendukung keberlangsungan program Save Jompo.

Menurutnya, kepedulian para donatur menjadi kunci agar bantuan dapat terus menjangkau para lansia yang membutuhkan.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh agnia yang telah menyisihkan sebagian rezekinya. Berkat kepedulian dan keikhlasan mereka, program Save Jompo dapat terus berjalan dan memberikan manfaat bagi para lansia yang membutuhkan,” ujar Iwan.

Ia berharap semangat berbagi dapat terus terjaga sehingga semakin banyak warga jompo kurang mampu yang memperoleh bantuan pangan secara rutin.

“Kami berdoa semoga seluruh agnia senantiasa diberikan kesehatan, keberkahan rezeki, dan dimudahkan dalam setiap urusannya. Semoga mereka tetap istiqamah dan konsisten mendukung program-program sosial, khususnya membantu warga jompo yang hidup dalam keterbatasan,” katanya.

Iwan menambahkan, Yayasan Padi Nusantara Sejahtera berkomitmen menjaga amanah para donatur dengan memastikan bantuan disalurkan tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Program Save Jompo sendiri menjadi salah satu program sosial unggulan Yayasan Padi Nusantara Sejahtera yang secara rutin menyalurkan bantuan beras kepada para lansia kurang mampu.

Melalui dukungan para agnia, pihak yayasan berharap gerakan kepedulian sosial ini dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *