Kemarau Mengancam, Polres Tasikmalaya Justru Tanam Jagung di Lahan 5 Hektare

Kapolres Tasikmalaya AKBP Ade Papa Rihi menebar benih jagung di lahan pertanian yang dikelola kepolisian bersama masyarakat. Rabu (16/9/2026).

INILAHTASIK.COM | Musim kemarau tak menjadi alasan untuk menghentikan aktivitas pertanian. Di tengah ancaman berkurangnya pasokan air, Polres Tasikmalaya justru menggerakkan penanaman jagung serentak seluas 5 hektare sebagai bagian dari upaya menjaga produktivitas pangan.

Gerakan tersebut dipusatkan di Kampung Bebedahan RT 001 RW 001, Desa Sukasenang, Kecamatan Tanjungjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu 16 September 2026.

Kapolres Tasikmalaya AKBP Ade Papa Rihi turun langsung menanam bibit jagung bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), Dinas Pertanian Kabupaten Tasikmalaya, Perum Bulog, aparatur desa, serta kelompok tani.

Penanaman ini menjadi bagian dari program ketahanan pangan yang terus didorong Polres Tasikmalaya, sekaligus mendukung target swasembada pangan nasional.

Ade mengatakan kondisi kemarau justru menjadi tantangan yang harus dihadapi bersama agar sektor pertanian tidak kehilangan momentum produksi.

“Meski saat ini memasuki musim kemarau, kami tetap berkomitmen menjaga ritme produksi pangan. Penanaman jagung serentak ini menjadi langkah konkret Polres Tasikmalaya bersama para petani untuk memastikan ketersediaan pasokan pangan tetap terjaga,” kata Ade di lokasi.

Menurut dia, keberhasilan program ketahanan pangan tidak hanya bergantung pada aktivitas tanam, tetapi juga dukungan sarana produksi serta pendampingan kepada petani.

Karena itu, dalam kegiatan tersebut Polres Tasikmalaya bersama instansi terkait turut menyerahkan bantuan sarana produksi pertanian (saprodi) kepada kelompok tani binaan di Desa Sukasenang.

Bantuan tersebut meliputi benih jagung, pupuk, hingga pestisida yang diharapkan dapat membantu petani menghadapi tantangan budidaya selama musim kemarau.

“Sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dinas pertanian, Bulog dan kelompok tani harus terus diperkuat. Kita ingin lahan yang ada tetap produktif dan hasil pertanian bisa memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Penanaman serentak tersebut dilaksanakan di sejumlah wilayah hukum Polres Tasikmalaya. Selain Polsek Tanjungjaya dengan lahan 1 hektare, kegiatan juga berlangsung di Polsek Cipatujah 1 hektare, Polsek Karangnunggal 1 hektare, Polsek Salopa 1 hektare, serta Polsek Singaparna 0,5 hektare.

Sekitar 75 orang terlibat dalam kegiatan tersebut. Mereka berasal dari unsur kepolisian, Dinas Pertanian, Perum Bulog, pemerintahan desa, kelompok tani, hingga tokoh masyarakat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan doa bersama dan penyerahan bantuan secara simbolis. Setelah itu, turun ke lahan perkebunan warga untuk melakukan penanaman bibit jagung secara bersama-sama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *