INILAHTASIK.COM | Usia 86 tahun membuat langkah Ustad Umuh tak lagi setegap dulu. Tubuh yang semakin renta dan penyakit yang kerap datang membuatnya kini lebih banyak menghabiskan waktu di atas tempat tidur.
Namun, bagi warga Mancagar RT 008 RW 014, Kelurahan Panglayungan, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya, sosok Ustad Umuh bukan sekadar seorang lansia.
Di masa sehatnya, Ustad Umuh dikenal aktif mengajarkan mengaji kepada anak-anak di masjid sekitar tempat tinggalnya. Bertahun-tahun, ia mengabdikan waktu dan ilmunya untuk membimbing anak-anak mengenal dan membaca Al-Qur’an.
Kini, ketika usianya mendekati 90 tahun, kondisi fisik membuat pengabdian tersebut harus terhenti.
Untuk meringankan kebutuhan Ustad Umuh, Program Save Jompo Yayasan Padi Nusantara Sejahtera kembali menyalurkan amanah dari para donatur kepada warga lanjut usia yang membutuhkan, Rabu 16 September 2026.
Relawan Yayasan Padi Nusantara Sejahtera, Ustad Agus Marwan, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian kepada para lansia yang selama ini mungkin luput dari perhatian.
“Kami datang bukan hanya membawa bantuan, tetapi juga membawa amanah dari para donatur. Semoga apa yang kami sampaikan ini bisa sedikit meringankan kebutuhan Ustad Umuh,” ujar Agus.
Menurut Agus, kisah Ustad Umuh menjadi pengingat bahwa usia senja tidak menghapus jasa seseorang. Ilmu yang pernah diajarkan kepada anak-anak di lingkungannya diharapkan terus mengalir menjadi amal kebaikan.
“Beliau dulu aktif mengajar ngaji anak-anak di masjid. Sekarang kondisi tubuhnya sudah renta dan sering sakit, sehingga lebih banyak berbaring. Kami berharap ilmu yang pernah beliau ajarkan menjadi ilmu yang bermanfaat dan terus menjadi amal jariah,” katanya.
Agus juga mengajak masyarakat untuk turut mendoakan Ustad Umuh agar diberikan kesehatan, ketenangan, dan kekuatan dalam menjalani masa tuanya.
“Doakan semoga Allah memberikan kesehatan, ketabahan dan keberkahan untuk beliau. Semoga setiap ilmu yang pernah beliau berikan menjadi ilmu yang bermanfaat, berkah di dunia dan akhirat,” ucapnya.
Di sisi lain, Yayasan Padi Nusantara Sejahtera menyampaikan apresiasi kepada para donatur yang telah menitipkan sebagian rezekinya melalui program Save Jompo.
Menurut Agus, bantuan yang disalurkan sepenuhnya merupakan amanah yang harus diberikan kepada mereka yang membutuhkan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada para agnia dan semua donatur yang telah menitipkan rezekinya melalui Yayasan Padi. Semoga apa yang diberikan mendapatkan ganjaran pahala yang berlipat dari Allah SWT,” tutur Agus.
Program Save Jompo diharapkan terus menjadi jembatan kebaikan antara para donatur dan warga lanjut usia yang membutuhkan perhatian serta dukungan.
Di usia senjanya, Ustad Umuh mungkin tak lagi mampu duduk mengajar anak-anak di masjid seperti dahulu. Namun, jejak ilmu yang pernah ia tanamkan di tengah masyarakat diharapkan tetap hidup dan menjadi amal yang terus mengalir.











