INILAHTASIK.COM | Polres Tasikmalaya memastikan kesiapan personel, kendaraan dinas hingga perlengkapan operasional sebelum diterjunkan untuk menjalankan tugas pelayanan dan pengamanan masyarakat.
Pengecekan tersebut dilakukan Kapolres Tasikmalaya AKBP Ade Papa Rihi melalui apel pemeriksaan kendaraan dan peralatan operasional di Mapolres Tasikmalaya, Jawa Barat, Kamis 27 Agustus 2026.
Tidak hanya mengecek kondisi personel, pemeriksaan juga menyasar kendaraan roda dua (R2), roda empat (R4), serta berbagai perlengkapan yang digunakan untuk pengamanan, pengawalan maupun pelaksanaan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD).
Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan tidak ada kendala teknis ketika personel harus bergerak cepat menghadapi kebutuhan pelayanan masyarakat, termasuk saat terdapat kegiatan penyampaian aspirasi di lingkungan pemerintahan maupun DPR.
“Pagi hari ini saya melakukan pengecekan rutin untuk kesiapan personel dan peralatan. Harapannya, apabila ada kegiatan operasional pelayanan kepada elemen masyarakat yang akan menyampaikan aspirasi, baik di pemerintah daerah maupun DPR, semuanya bisa berjalan dengan baik,” kata AKBP Ade Papa Rihi.
Menurutnya, kesiapan peralatan menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari kesiapan personel. Kondisi kendaraan dan perlengkapan yang prima akan mendukung polisi memberikan pelayanan secara maksimal di lapangan.
“Kalau fasilitasnya sudah ada, sarana-prasarana siap, dan personel juga siap, Insya Allah kita bisa memberikan pelayanan maksimal,” ujarnya.
Dari hasil pemeriksaan, secara umum kendaraan dan perlengkapan operasional jajaran Polres Tasikmalaya dinyatakan siap digunakan. Namun, petugas masih menemukan sejumlah persoalan teknis ringan pada beberapa kendaraan.
Salah satunya lampu sein kendaraan yang tidak berfungsi ketika dilakukan uji coba. Temuan tersebut langsung dicatat untuk segera diperbaiki agar tidak mengganggu pelaksanaan tugas.
“Hasil pengecekan sementara sudah siap semua, hanya ada perbaikan minor. Contohnya seperti lampu sein kendaraan yang mati saat diuji coba barusan. Kalau tidak dicek, kita tidak tahu. Sekarang langsung kami perbaiki,” jelasnya.
Ade menekankan, pemeriksaan kendaraan bukan sekadar memastikan armada dapat bergerak, tetapi juga berkaitan dengan keselamatan personel serta efektivitas pelaksanaan tugas, terutama pada malam hari.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah kendaraan dan perlengkapan yang digunakan Tim Raimas (Reaksi Massa) dalam mengawal kegiatan penyampaian aspirasi sekaligus menjalankan KRYD.
“Ini menyangkut keselamatan dan efektivitas pelayanan. Tim Raimas selain mengawal aksi penyampaian aspirasi, mereka juga melaksanakan kegiatan rutin yang ditingkatkan pada malam hari,” ungkap Ade.
Ia menambahkan, perangkat pendukung seperti lampu dan sirine harus dipastikan berfungsi normal. Selain menunjang mobilitas, perangkat tersebut juga menjadi bagian penting dalam memberikan tanda kehadiran petugas kepolisian ketika menjalankan patroli maupun pengamanan.
“Keberadaan lampu dan sirine yang berfungsi normal sangat vital sebagai penanda kehadiran polisi di tengah masyarakat,” katanya.











