INILAHTASIK.COM | Ratusan monyet di Gunung Tiwilis Kampung Cibodas Desa Tanjungsari Kecamatan Salawu Kabupaten Tasikmalaya berhasil di tangkap para pemburu, pada Kamis, 29 Agustus 2024.
Perburuan ratusan monyet tersebut berlangsung dramatis, karena saat monyet monyet tersebut akan di tangkap ternyata malah balik menyerang. Akibatnya proses penangkapanya pun di warnai keributan.
Namum beruntung para pemburu yang sengaja di datangkan dari daerah serang provinsi Banten itu sudah berpengalaman, sehingga tidak sampai menimbulkan korban jiwa.
Aksi perburuan monyet di wilayah Desa Tanjungsari tersebut, sengaja dilakukan dengan maksud untuk mengurangi jumlah populasi monyet.
“Ini program dari BKSDA. Sebelumnya kami sudah mengajukan surat permohonan bantuan penanggulangan monyet, yang keberadaanya sudah sangat meresahkan warga,” tutur Atep Abdul Cholik, Kepala Desa Tanjungsari, kepada wartawan, Kamis 29 Agustus 2024.
Proses perburuan monyet di Kampung Cibodas dan Cibiru tersebut jadi tontonan menarik warga. Tak heran setiap hari banyak warga berkerumun melihat aksi para pemburu berjibaku menangkap puluhan monyet, yang berkeliaran di area pesawahan dan kebun milik warga.
Dalam perburuan monyet yang berlangsung selama hampir tujuh hari tersebut, berdasarkan keterangan dari tim pemburu, ada tiga ratus ekor monyet yang berhasil di tangkap. Jumlah tersebut masih sangat jauh jika di bandingkan dengan jumlah populasi monyet di area Gunung Tawilis.
“Kalau yang tertangkap ada 300 ekor. Perkiraan paling hanya 20 persen dari jumlah populasi yang ada,” kata Atep
Selanjutnya, ratusan ekor monyet yang sudah di tangkap, kemudian di angkut dengan tiga buah truk, di bawa ke daerah Kabupaten Karawang.
“Informasinya monyet monyet tersebut di bawa ke Karawang. Selebihnya kami tidak tahu,” pungkas Atep.











