INILAHTASIK.COM | Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) KHZ Musthafa Tasikmalaya memprioritaskan sebanyak 675 tenaga kesehatan (nakes) dalam program vaksinasi Campak dan Rubella. Kebijakan tersebut dilakukan sebagai langkah perlindungan bagi petugas medis yang setiap hari berinteraksi langsung dengan pasien.
Direktur RSUD KHZ Musthafa, dr. Eli Hendalia, mengatakan vaksinasi menjadi salah satu upaya penting untuk menekan risiko penularan penyakit menular di lingkungan rumah sakit.
“Tenaga kesehatan menjadi prioritas karena mereka berada di garis depan pelayanan dan memiliki risiko paparan infeksi yang lebih tinggi. Vaksinasi ini merupakan bentuk perlindungan bagi nakes,” ujar Eli, saat di konfirmasi, Senin 25 Mei 2026.
Ia menuturkan, rumah sakit berkomitmen menjaga keselamatan seluruh petugas medis agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal. Menurutnya, perlindungan terhadap tenaga kesehatan tidak hanya penting bagi individu, tetapi juga bagi sistem pelayanan kesehatan secara keseluruhan.
Selain tenaga medis, jajaran direksi rumah sakit juga ikut ambil bagian dalam vaksinasi tersebut. Langkah itu dilakukan untuk memberikan contoh sekaligus meningkatkan partisipasi dalam program imunisasi nasional.
“Direksi ikut terlibat langsung sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah sekaligus memberi teladan kepada seluruh pegawai,” katanya.
Ia berharap keterlibatan pimpinan rumah sakit dapat meningkatkan kesadaran para tenaga kesehatan maupun masyarakat terkait pentingnya vaksinasi Campak dan Rubella.
Menurutnya, cakupan vaksinasi yang tinggi akan membantu menciptakan lingkungan rumah sakit yang lebih aman dan meminimalisir risiko penyebaran penyakit menular.
Proses vaksinasi terhadap ratusan nakes itu dilaksanakan secara bertahap dengan pengawasan petugas kesehatan dan tetap memperhatikan prosedur pelayanan yang berlaku.
“Vaksinasi tenaga kesehatan merupakan bagian dari strategi memperkuat layanan kesehatan, terutama untuk menghadapi potensi peningkatan kasus penyakit menular,” pungkasnya.











