Ratusan Warga Ikuti Mudik Gratis Pupuk Kujang, Kisah Haru Keluarga dengan Lima Anak

Foto bersama ratusan peserta mudik gratis Pupuk Kujang sebelum diberangkatkan ke berbagai daerah tujuan di Jawa Barat. Rabu (18/03/2026).

INILAHTASIK.COM | Suasana subuh di kawasan Cikampek, Karawang, dipenuhi aktivitas para pemudik yang bersiap berangkat ke kampung halaman, Rabu (18/3/2026). Di antara mereka, sosok Laras Anjani (34) mencuri perhatian. Dengan sigap, ia menggandeng anak-anaknya, sementara seorang bayi tampak terikat di gendongan di pundaknya.

Tak sendiri, sang suami juga terlihat sibuk membawa barang bawaan sembari menjaga anak-anak lainnya. Total, pasangan ini membawa lima anak dalam perjalanan mudik mereka menuju Banjarsari, Kabupaten Ciamis.

Laras mengaku sempat pesimis bisa pulang kampung tahun ini setelah gagal mendapatkan tiket kereta. Namun, harapan itu muncul ketika ia menemukan program mudik gratis yang digelar oleh Pupuk Kujang melalui pencarian di internet.

“Awalnya sudah pasrah karena tidak kebagian tiket. Tapi setelah cari informasi, ternyata ada program ini. Alhamdulillah akhirnya kami bisa mudik tanpa biaya,” ujar Laras di lokasi pemberangkatan.

Menurutnya, program tersebut sangat membantu secara ekonomi. Dengan jumlah anggota keluarga yang banyak, biaya perjalanan biasanya menjadi beban besar.

“Kalau dihitung, bisa hemat jutaan rupiah. Uangnya bisa dipakai untuk kebutuhan lain di kampung,” katanya.

Demi memastikan keberangkatan tepat waktu, Laras bahkan memilih menginap di sekitar lokasi keberangkatan. Ia tak ingin mengambil risiko terlambat karena jadwal bus yang berangkat pagi hari.

Hal serupa juga dirasakan Zaenal Muttaqien (41), perantau asal Garut yang telah lama menetap di Karawang. Ia kembali mengikuti program mudik gratis ini bersama istri dan dua anaknya.

“Saya sudah dua kali ikut. Lebih nyaman, tidak perlu antre atau berdesakan seperti di terminal,” ujar Zaenal.

Ia menilai perjalanan menggunakan armada mudik gratis juga lebih efisien. Bus tidak berhenti terlalu lama di jalan, sehingga waktu tempuh menjadi lebih singkat.

“Kita tinggal duduk saja, tidak perlu berdiri atau khawatir soal keamanan. Perjalanan juga terasa lebih cepat,” tambahnya.

Tahun ini, Pupuk Kujang memberangkatkan sebanyak 354 peserta mudik gratis menggunakan enam unit bus premium dengan berbagai tujuan di Jawa Barat.

Direktur Utama Pupuk Kujang, Budi Santoso Syarif, mengatakan program ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat, khususnya para perantau.

“Kami ingin membantu masyarakat agar bisa pulang kampung dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihak perusahaan juga menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan sebelum keberangkatan guna memastikan kondisi para pemudik dalam keadaan fit.

“Keselamatan menjadi prioritas. Karena itu, kami siapkan cek kesehatan agar semua peserta bisa sampai tujuan dengan selamat,” kata Budi.

Selain membantu masyarakat, program ini juga diharapkan dapat mengurangi kepadatan lalu lintas selama arus mudik dengan menekan penggunaan kendaraan pribadi.

“Melalui program ini, kami berharap bisa ikut mengurangi beban di jalan raya sekaligus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *