INILAHTASIK.COM | Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dimanfaatkan Polres Tasikmalaya untuk berbagi kebahagiaan dengan masyarakat. Melalui program kurban tahunan, jajaran kepolisian menyalurkan puluhan hewan kurban ke sejumlah wilayah dan pondok pesantren di Kabupaten Tasikmalaya.
Kapolres Tasikmalaya, AKBP Dr Wahyu Pristha Utama mengatakan, jumlah hewan kurban yang dihimpun tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Total sebanyak 11 ekor sapi dan 16 ekor domba disiapkan untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Alhamdulillah, tahun ini kami bisa menyalurkan 11 ekor sapi dan 16 ekor domba. Hewan kurban tersebut kami distribusikan ke berbagai titik, termasuk masyarakat umum dan pondok pesantren di wilayah Kabupaten Tasikmalaya,” ujar Kapolres kepada wartawan, Rabu 27 Mei 2026.
Selain didistribusikan dalam bentuk hewan hidup, pihaknya juga melaksanakan penyembelihan hewan kurban di lingkungan Asrama Polisi (Aspol). Dalam kegiatan itu, sebanyak tiga ekor sapi dan tiga ekor domba dipotong untuk kemudian dibagikan kepada warga sekitar.
Petugas melakukan proses penyembelihan dengan memperhatikan standar kebersihan dan kesehatan. Setelah dipotong, daging kurban langsung dikemas sebelum dibagikan kepada masyarakat di sekitar Aspol dan sejumlah kelompok warga lain yang dinilai membutuhkan bantuan.
Menurutnya, kegiatan kurban menjadi bagian dari upaya Polri membangun kedekatan dengan masyarakat, tidak hanya melalui tugas keamanan, tetapi juga lewat aksi sosial dan kemanusiaan.
“Kami ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan masyarakat. Bukan hanya saat menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam kegiatan sosial seperti Idul Adha ini. Mudah-mudahan apa yang kami berikan dapat membawa manfaat dan kebahagiaan bagi warga,” ucap Wahyu.
Penyaluran hewan kurban tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat dan pengelola pondok pesantren penerima bantuan. Mereka mengapresiasi kepedulian Polres Tasikmalaya yang dinilai membantu warga di tengah kondisi ekonomi yang serba sulit, sekaligus mempererat hubungan antara aparat kepolisian dan masyarakat.











