INILAHTASIK.COM | Turunnya hujan dalam beberapa hari terakhir belum sepenuhnya mengakhiri persoalan krisis air bersih yang dialami masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Tasikmalaya. Bahkan, di tengah mulai masuknya musim hujan yang memicu bencana tanah longsor di beberapa kecamatan, sebagian warga masih kesulitan mendapatkan air bersih akibat dampak kemarau sebelumnya.
Melihat kondisi tersebut, Forum Koordinasi (FK) Tagana Kabupaten Tasikmalaya bersama BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya dan Kalisha Muslimah’s Simplest Choice kembali bergerak menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak.
Pada Jumat (30/10/2026), sebanyak 12.000 liter air bersih didistribusikan ke sejumlah titik di Kecamatan Sukarame dan Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya.
Ketua FK Tagana Kabupaten Tasikmalaya, Jembar Adisetya, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang hingga kini masih menghadapi keterbatasan pasokan air bersih, meskipun hujan mulai turun di sejumlah wilayah.
“Walaupun beberapa hari terakhir hujan sudah mulai mengguyur wilayah Tasikmalaya, ternyata belum semua masyarakat bisa kembali mendapatkan ketersediaan air bersih secara normal. Masih ada warga yang membutuhkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujar Jembar.
Ia menjelaskan, penyaluran bantuan dilakukan di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Desa Sukarapih, Kecamatan Sukarame. Sementara di Kecamatan Singaparna, pendistribusian menyasar Panti Jompo Welas Asih di Kampung Pencut RT 04/RW 04 serta masyarakat Kampung Cipancur RT 01/RW 04, Desa Cikadongdong.
Secara keseluruhan, bantuan tersebut menjangkau 86 kepala keluarga (KK) atau sebanyak 434 jiwa. Selain membantu kebutuhan rumah tangga, distribusi air bersih juga menjadi perhatian bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan pelayanan khusus, termasuk para penghuni panti jompo.
“Harapan kami, bantuan ini bisa sedikit meringankan beban masyarakat, terutama mereka yang masih kesulitan memperoleh air bersih. Kebutuhan air merupakan kebutuhan mendasar yang tidak bisa ditunda,” katanya.
Jembar juga menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya dan Kalisha Muslimah’s Simplest Choice yang telah berkolaborasi bersama Tagana dalam kegiatan kemanusiaan tersebut.
Menurutnya, sinergi berbagai pihak sangat dibutuhkan untuk mempercepat penanganan dampak kekeringan, sekaligus memastikan masyarakat yang membutuhkan tetap mendapatkan perhatian.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah ikut membantu. Semangat kebersamaan dan gotong royong seperti ini sangat penting agar masyarakat yang terdampak tidak merasa menghadapi kesulitan sendirian,” pungkasnya.











