FK Tagana Kabupaten Tasikmalaya Lepas 7 Calon Anggota Tagana Muda, Siapkan Relawan Tangguh Hadapi Bencana

Tujuh calon anggota Tagana Muda dilepas langsung Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tasikmalaya untuk mengikuti diklatsar. Senin (26/10/2026). Foto | Dok. Tagana

INILAHTASIK.COM | Forum Koordinasi Taruna Siaga Bencana (FK Tagana) Kabupaten Tasikmalaya melepas tujuh calon anggota Tagana Muda untuk mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar), Senin 26 Oktober 2026.

Kegiatan yang diawali dengan apel pembukaan tersebut menjadi bagian dari upaya menyiapkan relawan sosial yang memiliki kepedulian terhadap sesama, keterampilan penanggulangan bencana, serta kesiapan terjun membantu masyarakat dalam situasi darurat.

Apel pembukaan sekaligus pelepasan peserta dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Sosial, PPKB P3A Kabupaten Tasikmalaya. Kegiatan ini juga diikuti anggota Tagana yang telah bergabung sebelumnya.

Ketua FK Tagana Kabupaten Tasikmalaya, Jembar Adisetya, mengatakan Diklatsar menjadi tahapan penting bagi calon anggota untuk memahami tugas dan tanggung jawab sebagai relawan kemanusiaan.

Menurutnya, menjadi anggota Tagana tidak hanya membutuhkan semangat untuk membantu sesama, tetapi juga harus dibekali pengetahuan, keterampilan, kedisiplinan, serta kesiapan mental ketika menghadapi situasi bencana.

“Melalui Diklatsar ini, kami ingin membentuk calon anggota Tagana Muda yang memiliki jiwa sosial, kepedulian kemanusiaan, dan kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai situasi bencana. Mereka harus memahami bahwa tugas relawan bukan sekadar membantu, tetapi juga membutuhkan kedisiplinan, tanggung jawab, dan kemampuan bertindak sesuai kondisi di lapangan,” ujar Jembar.

Ia menjelaskan, proses pendidikan dan pelatihan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kemampuan peserta dalam mendukung penanggulangan bencana, mulai dari tahap kesiapsiagaan, penanganan tanggap darurat, hingga membantu proses pemulihan setelah bencana terjadi.

Jembar menambahkan, keberadaan relawan yang terlatih menjadi salah satu unsur penting dalam mendukung penanganan bencana, terutama ketika masyarakat membutuhkan bantuan secara cepat dan terkoordinasi.

“Harapan kami, seluruh peserta dapat mengikuti setiap tahapan pelatihan dengan sungguh-sungguh. Manfaatkan kesempatan ini untuk menambah pengetahuan dan keterampilan, sehingga ketika dibutuhkan, mereka benar-benar siap hadir membantu masyarakat,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, tercatat tujuh calon anggota Tagana Muda berasal dari sejumlah kecamatan, yakni Cigalontang, Padakembang, Jamanis, Leuwisari, Bantarkalong, dan Rajapolah.

Mereka akan mengikuti proses pendidikan dan pelatihan dasar sebagai bekal sebelum menjalankan tugas sebagai relawan sosial dalam mendukung penanggulangan bencana di Kabupaten Tasikmalaya.

Jembar berkomitmen untuk terus memperkuat kapasitas sumber daya relawan agar semakin tangguh, terampil, dan siap berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam memberikan pelayanan kemanusiaan.

“Melalui diklatsar ini, diharapkan semakin banyak relawan yang mampu berkontribusi dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat serta membantu penanganan bencana secara terarah dan bertanggung jawab,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *