Job Fair dan Tasik Pelak, Pemkot Tasikmalaya Perkuat Kompetensi dan Kesempatan Kerja

Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan saat meninjau langsung pelaksanaan kegiatan Internasional Job Fair 2026 yang berlangsung di Atrium Plaza Asia. Jumat (30/10/2026) pekan kemarin.

INILAHTASIK.COM | Ribuan peluang kerja dibuka bagi masyarakat melalui Tasikmalaya International Job Fair 2026 yang resmi dibuka oleh Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan S.T, M.BA, di Atrium Ground Floor Asia Plaza, Jumat (30/10/2026) pekan kemarin.

Kegiatan ini menghadirkan total 7.222 lowongan pekerjaan dari 31 perusahaan, dengan rincian 23 perusahaan berpartisipasi secara langsung dan delapan perusahaan mengikuti kegiatan secara daring. Kesempatan yang tersedia tidak hanya mencakup pasar kerja dalam negeri, tetapi juga peluang penempatan tenaga kerja di luar negeri.

Kehadiran bursa kerja tersebut menjadi salah satu langkah Pemerintah Kota Tasikmalaya untuk mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap kesempatan kerja yang sesuai dengan kompetensi masing-masing.

Dalam sambutannya, Viman menyampaikan bahwa persoalan ketenagakerjaan masih menjadi perhatian pemerintah daerah. Berdasarkan data tahun 2025, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kota Tasikmalaya tercatat sebesar 6,43 persen, menurun dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 6,49 persen.

Menurutnya, penurunan tersebut perlu terus didorong melalui berbagai kebijakan yang mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memperluas kesempatan kerja.

“Job fair ini harus menjadi jembatan yang mempertemukan kebutuhan perusahaan dengan potensi masyarakat Kota Tasikmalaya. Kami berharap kesempatan yang tersedia dapat dimanfaatkan sebaik mungkin sehingga semakin banyak warga yang mendapatkan pekerjaan dan memiliki penghasilan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarganya,” ujar Viman.

Selain mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan, Pemkot Tasikmalaya juga berupaya meningkatkan kesiapan tenaga kerja melalui program pelatihan keterampilan. Salah satunya melalui Tasik Pelak, yang telah memfasilitasi 200 peserta untuk mengikuti pelatihan di berbagai bidang.

Program tersebut diharapkan mampu membantu masyarakat memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha dan industri, sehingga peluang untuk memperoleh pekerjaan semakin terbuka.

Viman pun mengingatkan para pencari kerja agar tidak hanya berfokus pada banyaknya lowongan yang tersedia, tetapi juga mempersiapkan diri dengan baik, mulai dari kelengkapan administrasi, kemampuan teknis, hingga kesiapan menghadapi proses seleksi.

“Manfaatkan kesempatan ini dengan serius. Persiapkan diri, tingkatkan keterampilan, dan sesuaikan kompetensi dengan pekerjaan yang dilamar. Kami ingin masyarakat tidak sekadar datang ke job fair, tetapi benar-benar mendapatkan peluang untuk bekerja,” tambahnya.

Perhatian khusus juga disampaikan kepada masyarakat yang berminat mencari pekerjaan di luar negeri. Viman mengimbau calon pekerja migran Indonesia agar mengikuti prosedur resmi melalui jalur yang sesuai dengan ketentuan pemerintah.

Langkah tersebut penting untuk memastikan proses penempatan berlangsung aman, sekaligus memberikan perlindungan terhadap hak-hak pekerja selama bekerja di negara tujuan.

Di sisi lain, Viman meminta Dinas Tenaga Kerja Kota Tasikmalaya tidak berhenti pada penyelenggaraan kegiatan semata. Pengawasan terhadap proses rekrutmen dan pendataan pencari kerja yang berhasil diterima perusahaan perlu dilakukan agar hasil kegiatan dapat diukur secara konkret.

“Keberhasilan job fair bukan hanya dilihat dari jumlah lowongan yang ditawarkan, melainkan juga dari berapa banyak masyarakat yang akhirnya diterima bekerja. Karena itu, proses rekrutmen perlu dikawal dan hasilnya dipantau agar manfaat kegiatan ini benar-benar dirasakan warga,” tegasnya.

Melalui Tasikmalaya International Job Fair 2026, pihaknya berharap tercipta hubungan yang semakin kuat antara pencari kerja, dunia usaha, dan pemerintah. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperluas kesempatan kerja, meningkatkan kompetensi tenaga kerja lokal, serta mendorong penurunan angka pengangguran secara berkelanjutan.

Dengan tersedianya ribuan peluang kerja dan dukungan peningkatan keterampilan melalui program Tasik Pelak, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan warga Kota Tasikmalaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *