INILAHTASIK.COM | Persoalan kebutuhan air bersih masih dirasakan sejumlah warga di Kabupaten Tasikmalaya. Kondisi tersebut mendorong Forum Koordinasi Taruna Siaga Bencana (FK Tagana) Kabupaten Tasikmalaya kembali bergerak menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat.
Kali ini, sebanyak 18.000 liter air bersih didistribusikan ke warga Desa Cibalanarik, Kecamatan Tanjungjaya, Senin 7 September 2026.
Bantuan tersebut menyasar masyarakat di Kampung Sagobog dan Kampung Rengrang. Sedikitnya 180 kepala keluarga (KK) menjadi penerima manfaat dari pendistribusian air bersih tersebut.
Kegiatan ini terlaksana melalui kolaborasi FK Tagana Kabupaten Tasikmalaya bersama donatur dari Keluarga Besar Arafah Cibalanarik. Air bersih disalurkan secara langsung ke titik-titik yang telah ditentukan agar dapat segera dimanfaatkan warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Ketua FK Tagana Kabupaten Tasikmalaya, Jembar Adisetya, mengatakan pendistribusian air bersih merupakan bentuk kepedulian sekaligus respons terhadap kebutuhan dasar masyarakat yang membutuhkan.
“Hari ini kami bersama Keluarga Besar Arafah Cibalanarik menyalurkan sebanyak 18.000 liter air bersih untuk warga di Desa Cibalanarik, khususnya Kampung Sagobog dan Kampung Rengrang,” kata Jembar.
Menurutnya, bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi warga, terutama dalam memenuhi kebutuhan air untuk aktivitas sehari-hari.
“Ada sekitar 180 KK yang menerima manfaat. Mudah-mudahan bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat dan membantu memenuhi kebutuhan air bersih mereka,” ujarnya.
Jembar menambahkan, penanganan persoalan air bersih tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Karena itu, kolaborasi antara Tagana, donatur, pemerintah, dan masyarakat menjadi penting untuk memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi.
“Kami mengapresiasi kepedulian Keluarga Besar Arafah Cibalanarik yang ikut turun tangan membantu masyarakat. Sinergi seperti ini sangat dibutuhkan agar persoalan kebutuhan air bersih bisa ditangani bersama,” katanya.
Ia juga berharap bantuan serupa dapat terus dilakukan di wilayah lain yang masih membutuhkan pasokan air bersih.
“Semoga bantuan ini tidak hanya berhenti di sini. Kami berharap semakin banyak pihak yang tergerak untuk bersama-sama membantu masyarakat yang membutuhkan air bersih,” pungkas Jembar.











