Pimpin Rapat GTRA, Bupati Tasikmalaya Soroti Optimalisasi Potensi Lahan

INILAHTASIK.COM | Bupati Tasikmalaya, Dr. H. Cecep Nurul Yakin, memimpin rapat koordinasi Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Kabupaten Tasikmalaya yang digelar di Pendopo Baru, Senin 27 April 2026.

Rapat tersebut digelar untuk memperkuat penataan, pengelolaan, dan pemanfaatan tanah agar mampu memberikan nilai tambah bagi kesejahteraan masyarakat.

Dalam arahannya, Cecep menegaskan bahwa Kabupaten Tasikmalaya memiliki potensi agraria yang besar, namun perlu dikelola secara optimal dan berkelanjutan agar memberikan manfaat nyata.

“Terkait dengan penataan, pengelolaan, dan pemanfaatan tanah di Kabupaten Tasikmalaya, dari keseluruhan luas yang kita miliki, saya melihat sebuah potensi besar. Ini ada ruang yang harus mulai kita tata ulang supaya memiliki nilai optimal untuk kemakmuran rakyat,” ujar Cecep.

Ia mengingatkan agar potensi agraria yang dimiliki daerah tidak terabaikan dan benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat luas.

“Jangan sampai orang Tasik seperti tikus mati di dalam lumbung,” tegasnya.

Menurut Cecep, pelaksanaan reforma agraria harus dilakukan secara terencana, terintegrasi, dan berkeadilan, sehingga mampu mendorong peningkatan produktivitas lahan sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat.

Ia berharap melalui rapat koordinasi ini, seluruh pemangku kepentingan dapat memperkuat sinergi dalam menjalankan program reforma agraria di daerah.

“Sinergi antarinstansi sangat penting agar potensi lahan yang ada dapat dimanfaatkan secara produktif dan berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh para asisten daerah, kepala perangkat daerah (SKPD), Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Tasikmalaya, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda, Sekretaris Jenderal Serikat Petani Pasundan, serta tamu undangan lainnya.

Melalui penguatan koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya berharap pelaksanaan reforma agraria dapat berjalan lebih optimal dan memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *