INILAHTASIK.COM | Hari libur bagi sebagian orang menjadi waktu untuk berkumpul bersama keluarga atau menikmati suasana santai di luar rumah. Namun, hal berbeda dijalani Wakil Wali Kota Tasikmalaya Rd Diky Candra Negara.
Pada Selasa 25 Agustus 2026, yang bertepatan dengan hari libur, Diky tetap menjalankan sejumlah agenda di tengah masyarakat. Bukan agenda kedinasan, empat kegiatan yang dihadirinya merupakan undangan langsung dari warga Kota Tasikmalaya.
Dua kegiatan berlangsung pada siang hari, sementara dua agenda lainnya dijadwalkan pada malam hari.
Diky mengatakan, keterlibatannya dalam berbagai kegiatan masyarakat merupakan bagian dari upaya menjaga kedekatan dengan warga. Menurutnya, hari libur bukan menjadi penghalang untuk hadir ketika masyarakat mengundang dirinya.
“Di hari libur ini ada empat kegiatan yang saya hadiri. Semuanya merupakan undangan dari masyarakat, dua kegiatan siang dan dua kegiatan malam,” kata Diky.
Rangkaian aktivitasnya diawali dengan melepas peserta jalan santai yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kegiatan tersebut berlangsung meriah. Selain diikuti masyarakat dari berbagai kalangan, suasana acara juga semakin semarak dengan kehadiran sejumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).
Diky mengapresiasi keterlibatan UMKM dalam kegiatan masyarakat. Menurutnya, acara seperti jalan santai tidak hanya menjadi sarana hiburan dan mempererat silaturahmi, tetapi juga membuka ruang bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan sekaligus menjual produknya.
“Saya melihat kegiatan jalan santai ini sangat meriah. Banyak masyarakat yang hadir dan pelaku UMKM juga ikut mengambil bagian sehingga suasananya semakin hidup,” ujarnya.
Di tengah antusiasme warga, Diky mengaku sengaja tidak memberikan sambutan terlalu panjang. Ia memahami bahwa masyarakat yang hadir lebih menginginkan kesempatan untuk berinteraksi secara langsung, termasuk mengabadikan momen bersama.
“Saat memberikan sambutan, saya tidak terlalu banyak menyampaikan kata-kata panjang. Saya tahu keinginan masyarakat, mereka ingin berfoto bersama dan bersilaturahmi,” katanya.
Menurut Diky, kesempatan bertemu langsung dengan warga menjadi bagian penting dalam menjalankan tugas sebagai Wakil Wali Kota. Ia menilai komunikasi dengan masyarakat tidak selalu harus dilakukan dalam forum resmi pemerintahan.
“Yang paling penting bagi saya adalah bisa hadir, bertemu dan mendengarkan langsung masyarakat. Karena dari pertemuan seperti ini kita bisa mengetahui apa yang dirasakan dan diharapkan warga,” pungkasnya.











