INILAHTASIK.COM | Turnamen Gala Siswa Indonesia (GSI) tingkat SMP se-Kabupaten Tasikmalaya resmi berakhir setelah laga final yang mempertemukan tim Kecamatan Sukarame dan Kecamatan Jamanis di Lapangan Cimerah, Senin 29 Juni 2026. Sukarame keluar sebagai juara usai menaklukkan Jamanis dengan skor 3-1.
Sebelum mencapai partai puncak, keempat tim yang lolos dari babak penyisihan merupakan juara di masing-masing zona. Kecamatan Sukarame mewakili zona barat, Karangnunggal dari zona selatan, Jamanis dari zona utara, dan Salopa sebagai juara zona timur.
Ketua Panitia GSI Kabupaten Tasikmalaya, Arif Lukman, menjelaskan bahwa partai final mempertemukan wakil zona barat dan zona utara yang sebelumnya berhasil melewati babak semifinal.
“Final tahun ini mempertemukan tim Kecamatan Sukarame sebagai juara zona barat melawan Kecamatan Jamanis yang merupakan juara zona utara,” ujar Arif.
Pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal. Kedua tim sama-sama menampilkan permainan cepat dengan umpan-umpan pendek di atas lapangan. Sejumlah peluang berhasil tercipta, namun penampilan gemilang para penjaga gawang membuat skor tidak mudah berubah.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya, Wandi Herpiandi, yang menyaksikan langsung pertandingan dari tepi lapangan mengaku terkesan dengan kemampuan para pemain.
“Kami sangat kagum melihat kemampuan anak-anak dalam memainkan bola. Memang gol yang tercipta tidak terlalu banyak, tetapi itu menunjukkan kualitas para penjaga gawang yang mampu menjaga gawangnya dengan sangat baik,” kata Wandi.
Selain kualitas permainan, Wandi juga mengapresiasi tingginya sportivitas yang ditunjukkan seluruh peserta selama turnamen berlangsung.
“Sejak pembukaan kami selalu menekankan kepada pemain, ofisial, maupun panitia agar menjunjung tinggi sportivitas. Target kami bukan hanya melahirkan juara, tetapi juga membentuk karakter pemain yang mampu mengendalikan emosi di lapangan. Alhamdulillah, sejak pertandingan di seluruh zona hingga final tidak ada kejadian yang mengganggu jalannya kompetisi,” ujarnya.
Kemenangan 3-1 mengantarkan tim Kecamatan Sukarame menjadi juara GSI Kabupaten Tasikmalaya. Meski demikian, tim yang akan mewakili Kabupaten Tasikmalaya pada GSI tingkat Provinsi Jawa Barat tidak sepenuhnya diisi pemain dari tim juara.
Arif menegaskan, proses seleksi akan tetap dilakukan agar tim terbaik dapat dibentuk.
“Untuk tingkat provinsi, pemain tidak seluruhnya berasal dari tim juara. Kami juga akan memilih beberapa pemain terbaik dari tim lain, termasuk dari tim yang kalah, sehingga terbentuk skuad Kabupaten Tasikmalaya yang benar-benar kompetitif,” pungkasnya.











