Dukung Tujuh Program Prioritas Viman-Diky, DKPPP Perkuat Usaha Peternakan Warga

Gedung kantor Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Kota Tasikmalaya di Jalan Leuwidahu Indihiang.

INILAHTASIK.COM | Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kota Tasikmalaya terus mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui sektor peternakan. Salah satu langkah yang dilakukan yakni menyalurkan bantuan ternak kepada masyarakat melalui program Penguatan Kewirausahaan Lokal (Pelak) atau Tasik Pelak pada 2026.

Program tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap tujuh program prioritas pemerintahan Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan dan Wakil Wali Kota Rd Diky Candra Negara, khususnya dalam memperkuat kewirausahaan lokal agar masyarakat memiliki peluang usaha yang produktif dan berkelanjutan.

Kepala Bidang (Kabid) Peternakan DKPPP Kota Tasikmalaya, Cecep Kustiawan, mengatakan pengembangan usaha peternakan menjadi salah satu upaya untuk mendorong kemandirian ekonomi warga sekaligus membuka peluang usaha berbasis potensi lokal.

“Melalui program Tasik Pelak, kami mendukung tujuh program prioritas pemerintahan Viman-Diky, terutama dalam penguatan kewirausahaan lokal. Bantuan peternakan ini diharapkan bisa dimanfaatkan masyarakat untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan produktivitas,” ujar Cecep, saat ditemui di kantornya, Rabu 21 Oktober 2026.

Pada pelaksanaan 2026, DKPPP Kota Tasikmalaya menyalurkan bantuan melalui sejumlah kegiatan yang menyasar penerima manfaat perorangan maupun kelompok. Jenis bantuan yang diberikan mencakup ayam, kambing, ayam pedaging, kelinci hingga itik.

Salah satu kegiatan tersebut adalah PARASLUR yang menyasar 44 orang penerima manfaat. Setiap kepala keluarga (KK) memperoleh bantuan berupa satu unit kandang, 12 ekor ayam serta 50 kilogram pakan.

Selain itu, bantuan pengembangan ternak kambing diberikan kepada dua kelompok penerima manfaat. Bantuan tersebut berupa bibit kambing yang terdiri atas 50 ekor kambing betina dan enam ekor kambing jantan.

Pihaknya juga mengembangkan usaha ayam pedaging melalui bantuan kepada satu kelompok penerima manfaat di Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Purbaratu. Bantuan yang disalurkan berupa 1.600 ekor day old chick (DOC) atau anak ayam umur sehari beserta pakan.

Sementara itu, pengembangan peternakan kelinci menyasar satu kelompok penerima manfaat. Bantuan yang diberikan meliputi kandang, 15 ekor kelinci jantan, 60 ekor kelinci betina, serta pakan untuk mendukung pemeliharaan ternak.

Adapun pada sektor peternakan itik, bantuan disalurkan kepada satu kelompok tani berupa 350 ekor bibit itik dan pakan.

Cecep berharap bantuan yang diberikan tidak hanya dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan awal usaha, tetapi juga dikembangkan menjadi kegiatan ekonomi yang memberikan manfaat dalam jangka panjang.

“Harapannya, bantuan ini tidak berhenti pada penyaluran ternak saja. Masyarakat dapat merawat, mengembangkan, dan mengelola usaha peternakannya dengan baik sehingga bisa menjadi sumber pendapatan keluarga,” katanya.

Ia menambahkan, keberhasilan program Tasik Pelak membutuhkan komitmen penerima manfaat dalam mengelola bantuan secara optimal. Dengan demikian, pengembangan sektor peternakan diharapkan mampu memperkuat kewirausahaan masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal di Kota Tasikmalaya.

Melalui program tersebut, pihaknya berupaya memastikan potensi peternakan dapat dimanfaatkan sebagai salah satu peluang usaha masyarakat, sekaligus menjadi bagian dari upaya mewujudkan program prioritas pemerintahan Viman-Diky.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *