Tati Maryati Bawa Pulang Juara Fashion Show Lansia, Tampil Percaya Diri dengan Kebaya Jadul

Ketua PKK Kabupaten Tasikmalaya menyerahkan hadiah juara pertama fashion show lansia kepada Tati Maryati. Rabu (21/10/2026).

INILAHTASIK.COM | Usia bukan penghalang untuk tetap berkarya dan menunjukkan kemampuan diri. Prinsip itulah yang dibuktikan Tati Maryati, peserta utusan Kecamatan Cikalong, setelah berhasil meraih juara dalam ajang fashion show lansia tingkat Kabupaten Tasikmalaya tahun 2026.

Menariknya, Tati tampil percaya diri mengenakan kebaya yang telah dimilikinya sejak dua tahun lalu. Meski model busana tersebut dinilainya sudah tergolong jadul, penampilan maksimal dan keyakinan diri menjadi modalnya saat berhadapan dengan dewan juri.

Tati berhasil meraih nilai tertinggi setelah bersaing dengan lima finalis lainnya dalam perlombaan yang digelar di Gedung Islamic Center Kabupaten Tasikmalaya, sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Gerak PKK 2026.

Suasana meriah menyelimuti lokasi kegiatan ketika nama Tati diumumkan sebagai pemenang. Sorak sorai penonton mengiringi langkahnya saat menerima piala yang diserahkan langsung oleh Bupati Tasikmalaya, H. Cecep Nurul Yakin.

Senyum bahagia terpancar dari wajah Tati setelah menerima penghargaan tersebut. Baginya, prestasi itu bukan sekadar kemenangan dalam perlombaan, melainkan juga hasil dukungan dan kerja sama kader PKK di wilayah Kecamatan Cikalong.

“Alhamdulillah, berkat doa dan kerja sama Tim Penggerak PKK Kecamatan Cikalong serta ibu-ibu kader desa se-Kecamatan Cikalong, kami dapat meraih prestasi,” ujar Tati seusai perlombaan, Rabu 21 Oktober 2026.

Perempuan yang berprofesi sebagai perawat di Puskesmas Cikalong itu mengaku memiliki ketertarikan tersendiri terhadap dunia fesyen. Karena itu, ketika mendapatkan informasi mengenai lomba fashion show lansia, ia langsung tertarik untuk mendaftarkan diri.

“Saya memang sangat mengagumi dunia fesyen. Jadi, ketika ada informasi lomba ini, saya langsung ikut daftar,” tuturnya.

Bagi Tati, mengikuti lomba tersebut menjadi kesempatan untuk membuktikan bahwa bertambahnya usia tidak seharusnya membatasi ruang kreativitas seseorang.

Dengan usia yang sudah memasuki kepala lima, ia tetap berani tampil di atas panggung dan menunjukkan kemampuannya di hadapan para juri.

“Justru pada usia lansia seperti sekarang ini, kami ingin membuktikan bahwa kami masih mampu menunjukkan kreativitas di atas panggung,” ungkapnya.

Tati mengaku tidak melakukan persiapan secara berlebihan untuk menghadapi perlombaan tersebut. Ia bahkan tidak menjalani latihan khusus ataupun membeli busana baru demi tampil di panggung.

Kebaya yang dikenakannya merupakan koleksi lama yang sudah dimiliki selama dua tahun. Kendati modelnya dianggap tidak lagi mengikuti tren terbaru, ia tetap percaya diri mengenakannya.

“Kebaya yang saya pakai itu sebenarnya sudah kami miliki sejak dua tahun lalu. Kalau dilihat dari modelnya, memang sudah tergolong jadul. Tapi kembali lagi pada kepercayaan diri kita sendiri. Sekalipun apa adanya, kami tetap akan tampil maksimal,” katanya.

Bupati Tasikmalaya H. Cecep Nurul Yakin menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Menurutnya, ajang fashion show lansia tidak semata-mata menjadi ruang kompetisi untuk memperebutkan gelar juara, tetapi juga sarana bagi para perempuan untuk menyalurkan kreativitas dan mengembangkan potensi diri.

“Kami ucapkan selamat kepada ibu-ibu yang telah sama-sama ikut berpartisipasi dalam kegiatan fashion show ini,” kata Cecep seusai menyerahkan hadiah kepada para pemenang.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan sehingga semakin banyak perempuan, termasuk kelompok lanjut usia, yang memiliki kesempatan untuk menunjukkan bakat dan kreativitasnya.

“Kegiatan seperti ini perlu terus dikembangkan sebagai bentuk upaya memupuk kreativitas ibu-ibu,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Cikalong, Dudi Gundana, turut mengapresiasi keberhasilan Tati yang telah membawa nama Kecamatan Cikalong dalam ajang tingkat kabupaten tersebut.

“Alhamdulillah, dengan prestasi ini secara langsung telah membawa nama baik Kecamatan Cikalong. Semoga pencapaian ini juga dapat memotivasi ibu-ibu lainnya untuk terus berkarya dan berprestasi,” kata Dudi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *