INILAHTASIK.COM | Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya terus menggenjot pelaksanaan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau Bedah Rumah sebagai upaya meningkatkan kualitas hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Hingga pertengahan 2026, realisasi program tersebut menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan.
Salah satu penerima manfaat, Hodijah, warga Desa Mandalawangi, Kecamatan Salopa, menjadi simbol dimulainya penyaluran bantuan bagi ratusan warga lainnya. Ia menerima bantuan secara simbolis sebagai tanda dimulainya proses pembangunan rumah layak huni.
Percepatan pelaksanaan program yang merupakan inisiatif Pemerintah Pusat itu didorong melalui koordinasi yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya agar proses administrasi dan penyaluran bantuan dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan Permukiman dan Lingkungan Hidup (PUTRLH) Kabupaten Tasikmalaya, Deden Ramdhan Nugraha, didampingi Kepala Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Dadan Rudiana, menyampaikan hingga Juli 2026 terdapat target sebanyak 1.740 unit rumah yang akan mendapatkan bantuan BSPS.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 193 unit telah berstatus Real SK atau Surat Keputusan penerima telah diterbitkan sehingga proses pembangunan sudah berjalan maupun siap dilaksanakan. Kemudian 107 unit lainnya telah dinyatakan lolos verifikasi lapangan dan tinggal menunggu penerbitan SK, sedangkan 1.440 unit sisanya masih berada dalam kuota yang terus diproses secara bertahap.
“Seluruh tahapan terus kami kawal agar target 1.740 unit rumah dapat terealisasi sesuai rencana. Kami ingin bantuan ini benar-benar diterima masyarakat yang berhak dan prosesnya berjalan tepat waktu,” ujar Deden, kepada wartawan, Senin 27 Juli 2026.
Ia menegaskan, BSPS tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik rumah, tetapi juga bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan hunian yang aman, sehat, dan layak.
“Program ini bukan sekadar membangun dinding dan atap, tetapi juga membangun martabat serta meningkatkan kesejahteraan keluarga berpenghasilan rendah dengan semangat gotong royong,” kata Deden.
Menurutnya, keberhasilan program tersebut tidak terlepas dari sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pemerintah desa, serta partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan.
Deden berharap percepatan pelaksanaan BSPS dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak warga yang menikmati rumah layak huni.
“Dengan kolaborasi semua pihak, kami optimis target program ini dapat tercapai dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Tasikmalaya,” pungkasnya.











