Dua Tahun Pasca Ambruk Diterjang Angin, Ruang Perpustakaan SDN 3 Sukajadi Cisayong Tak Kunjung Dibangun 

INILAHTASIK.COM | Dua tahun pasca ambruk diterjang angin kencang, bangunan perpustakaan Sekolah Dasar Negeri 3 Sukajadi Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, hingga kini tak kunjung dibangun oleh pemerintah daerah. 

Kepala SD Negeri 3 Sukajadi Cisayong, Efi Husni Rahmat SPd mengungkapkan, diawal pasca kejadian ambruknya ruang perpustakaan, sejumlah pihak berdatangan ke sekolahnya untuk melakukan assesment. 

“Waktu itu ada dari kecamatan, dari Dinas Pendidikan, PUPR, BPBD, bahkan dari Dompet Dhuafa juga datang kesini. Namun sampai hari ini belum ada satu pun yang terealisasi,” tutur Efi, kepada wartawan, saat ditemui di ruang kerjanya, belum lama ini. 

Menurutnya, keberadaan ruang perpustakaan memang tidak terlalu mendesak, sebab kegiatan literasi masih bisa dilakukan di ruang kelas. Hanya saja, ketiadaan ruang perpustakaan membuat pengamanan dan penyimpanan buku tidak dapat tertata dengan baik, sehingga berceceran di beberapa tempat. 

Imbasnya, kata dia, ketika guru atau siswa mencari buku untuk keperluan pembelajaran, mereka cukup kesulitan karena tidak tersimpan di tempatnya.

“Memang tidak terlalu mendesak, namun juga dibutuhkan untuk menyimpan buku supaya terawat dan tersimpan rapi. Kalau seperti saat ini buku berceceran dimana saja,” ucapnya. 

Selain ruang perpustakaan, pihaknya juga membutuhan bantuan untuk melakukan penataan lapangan di komplek SD Negeri Sukajadi Cisayong, serta benteng sekolah. 

“Jadi selain perpustakaan, kami juga berharap bantuan untuk penataan lapang dan benteng sekolah, kurang lebih sepanjang 70 meter persegi,” ujarnya. 

Pihaknya berharap langkah konkret Dinas Pendidikan, untuk segera memenuhi kebutuhan sarana penunjang pembelajaran siswa di sekolahnya. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *