Hidup Berdua dalam Keterbatasan, Pasangan Lansia di Kawalu Menunggu Perhatian

Relawan Yayasan Padi saat menyalurkan bantuan beras dan uang tunai kepada Bah Aip Sarip di kediamannya di Ssgleng Kawalu. Sabtu (28/02/26).

INILAHTASIK.COM | Sepasang lansia di Kampung Segleng, Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, menjalani sisa usia dalam kondisi serba terbatas. Abah Aip Sarip, yang kini tak lagi sekuat dulu, harus menghadapi gangguan kesehatan berupa stroke ringan yang membuat aktivitasnya kian terbatas.

Di rumah sederhana yang mereka tempati, Abah Aip hanya ditemani sang istri. Keduanya bertahan dengan kondisi ekonomi yang pas-pasan. Sejumlah kebutuhan dasar harus dipenuhi dengan perjuangan, sementara bantuan sosial yang diharapkan belum juga mereka terima.

Kisah pasangan lanjut usia itu kemudian sampai ke telinga para relawan Yayasan Padi. Melalui program Save Jompo, lembaga tersebut turun langsung memberikan bantuan berupa beras dan santunan tunai, pada Sabtu 28 Februari 2026.

Relawan Yayasan Padi, Yanuar M. Rifqi, mengatakan masih banyak lansia di Kota Tasikmalaya yang hidup dalam kondisi serupa dan belum terdata secara maksimal. Ia berharap pemerintah daerah dapat memperkuat pendataan agar bantuan tepat sasaran.

“Kami berharap ada perhatian lebih serius terhadap para lansia yang benar-benar membutuhkan. Jangan sampai mereka terlewat dari program bantuan,” ujarnya.

Bagi Abah Aip dan istrinya, bantuan tersebut menjadi suntikan semangat di tengah keterbatasan. Rasa haru tampak jelas saat paket bantuan diserahkan. Meski nilainya tidak besar, perhatian itu menjadi bukti bahwa mereka tidak sepenuhnya sendiri.

Yayasan Padi juga menyampaikan apresiasi kepada para donatur yang terus mendukung keberlangsungan program Save Jompo. Dukungan dari masyarakat, termasuk para dermawan yang memilih berbagi secara sukarela, dinilai menjadi kekuatan utama dalam menjangkau warga lanjut usia yang membutuhkan.

Di tengah kehidupan yang sederhana dan penuh keterbatasan, kepedulian sosial menjadi penopang harapan bagi mereka yang nyaris luput dari perhatian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *