Pemetaan Lahan Pertanian di Kota Tasikmalaya, HKTI Siapkan Langkah Strategis

INILAHTASIK.COM | Pasca dilantik beberapa waktu lalu, pengurus Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Cabang Kota Tasikmalaya periode 2025-2030 menggelar kegiatan Rapat Kerja Cabang, di Rumah Makan Jembar, Jalan Swaka, Kota Tasikmalaya, Kamis 21 Agustus 2025.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP), Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, serta seluruh jajaran pengurus HKTI Cabang Kota Tasikmalaya. 

Ketua HKTI Cabang Kota Tasikmalaya, Gilman Mawardi, menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan pemetaan lahan pertanian di Kota Tasikmalaya. Hal itu untuk menentukan komoditas pangan yang nantinya akan ditanam di lahan tersebut. 

“Dari hasil pemetaan tersebut baru kita akan tahu apa yang dibutuhkan para petani. Program apa yang bisa kita bantu dan cocok untuk ditanam di Kota Tasik,” kata Gilman. 

Pihaknya juga akan membangun sinergitas dengan pemerintah daerah dan pusat, dalam rangka mendukung program swasembada pangan nasional. Kota Tasikmalaya punya potensi untuk turut mensukseskan program tersebut, terutama di tanaman padi. 

“Ada 3 ribuan hektar lahan sawah produktif yang bisa dimanfaatkan untuk mensukseskan program swasembada pangan nasional,” ucapnya. 

Selain itu, yang tak kalah penting, Gilman menyebut, bahwa pentani Kota Tasikmalaya merupakan penyumbang terbesar data kemiskinan di Kota Tasikmalaya. Dari 11 persen masyarakat miskin di Kota Resik, sebagian besar merupakan petani. 

“Kita akan melakukan treatment agar para petani di Kota Tasik bisa keluar dari desil 1 sampai 5 dari klaster kemiskinan. Karena HKTI hadir untuk mensejahterakan para petani,” pungkasnya. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *