Bupati Tasikmalaya Tegaskan Pinjaman Rp230 Miliar untuk Percepat Perbaikan Jalan Tasikmalaya

INILAHTASIK.COM | Bupati Tasikmalaya, H. Cecep Nurul Yakin, menjelaskan alasan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tasikmalaya mengajukan pinjaman daerah senilai lebih dari Rp230 miliar.

Menurutnya, kebijakan ini merupakan langkah strategis sekaligus solusi darurat untuk menyelamatkan sekitar 80 kilometer infrastruktur jalan yang terancam mangkrak akibat pemotongan dana transfer ke daerah dari Pemerintah Pusat sebesar Rp312 miliar pada tahun 2026.

“Pinjaman ini bukan sekadar utang, tetapi investasi mendesak untuk menutup defisit anggaran dan memastikan pembangunan tetap berjalan,” ujar Cecep, Selasa 14 Oktober 2025.

Cecep menegaskan bahwa Pemkab telah melakukan berbagai upaya efisiensi sebelum memutuskan untuk menempuh pinjaman. Beberapa di antaranya termasuk pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi ASN serta pengurangan pagu indikatif dinas hingga 50 persen.

“Namun langkah-langkah itu baru mampu menghemat sekitar Rp50 miliar saja,” jelasnya.

Dengan kondisi keuangan saat ini, kemampuan daerah hanya cukup untuk memperbaiki sekitar 15 kilometer jalan per tahun. Oleh karena itu, melalui suntikan dana pinjaman, pemerintah menargetkan percepatan pembangunan hingga 80 kilometer jalan pada tahun 2026.

Untuk pengembalian pinjaman beserta bunganya, Cecep memastikan Pemkab telah menyiapkan mekanisme pembiayaan yang aman. Salah satunya melalui optimalisasi penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang saat ini baru terealisasi sekitar 40 persen.

“Kalau jalan sudah bagus, masyarakat akan lebih sadar dan tertib dalam membayar pajak. Dari situ, kemampuan fiskal daerah akan meningkat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *