SMA Negeri 1 Cigalontang Tasikmalaya Pelopori Gerakan Program Poe Ibu

INILAHTASIK.COM | Program “Poe Ibu” atau Sapoe Sarebu (Sehari Seribu-red) yang dicetuskan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendapat respon positif dari berbagai kalangan, tak terkecuali di dunia pendidikan jenjang menengah atas. Seperti dilakukan SMA Negeri 1 Cigalontang Tasikmalaya. 

Di pelopori sang kepala sekolah yang mengawalinya dengan memasukan uang lembar pecahan 1.000 rupiah ke sebuah gentong kecil yang dibawa seorang guru, dan kemudian diikuti oleh seluruh guru di sekolah tersebut.

“Bissmillahirrohmaannirrohim. Semoga berkah dan dapat memberi kemanfaatan bagi semua” ucap Drs H Asep Saefudin MSi, Kepala SMA Negeri 1 Cigalontang sambil memasukan uang seribu rupiah ke dalam gentong, Selasa 21 Oktober 2025.

Aksi Poe Ibu yang di mulai langsung oleh kepala sekolah tersebut, langsung diikuti oleh para guru dan tenaga pengajar lainnya. Pengumpulan uang seribu sehari tersebut, rencana akan dilakukan setiap pagi, sebelum memulai aktifitas mengajar. 

Menurutnya, program sapoe sarebu sebagai bentuk upaya menanamkan kepedulian yang di dasari oleh rasa cinta dan kasih sayang terhadap orang tua.  

Sekalipun hanya seribu rupiah, ia meyakini jika dari hal kecil tersebut bisa memberi manfaat besar. 

“Mengasihani orang tua walau pun itu bukan orang tua kita sendiri, merupakan sebuah kewajiban. Maka dari itu kami mengajak rekan rekan, khususnya yang ada di SMAN 1 Cigalontang, mari tanamkan kepedulian terhadap sesama,” kata Asep. 

Sementara itu, untuk proses penyaluran bantuan akan di tentukan kemudian. “Untuk penyalurannya yaitu untuk membantu siswa, maupun orang tua siswa jika ada yang sakit, atau warga sekitar sekolah yang sakit dan layak di bantu,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *