Deteksi Dini Pemicu Intoleransi, Kepala Kemenag Tasikmalaya Tekankan Peran Strategis Tokoh Agama

INILAHTASIK.COM | Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya, H Dudu Rohman, menghadiri sekaligus menjadi pemateri pada kegiatan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kab. Tasikmalaya dengan tema “Deteksi Dini dan Identifikasi Pemicu Intoleransi”, di Aula PLHUT Kemenag, pada Selasa 19 Agustus 2025.

Dalam paparannya, Dudu Rohman menekankan pentingnya deteksi dini terhadap potensi yang dapat memicu intoleransi di tengah masyarakat sebagai langkah preventif menjaga keharmonisan umat. 

“Kerukunan antarumat beragama adalah pondasi utama dalam membangun masyarakat yang damai. Karena itu, kita perlu melakukan langkah deteksi dini terhadap isu-isu yang berpotensi menimbulkan gesekan, agar tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar,” ujarnya. 

Lebih lanjut, Dudu menekankan peran strategis tokoh agama, tokoh masyarakat, dan lembaga keagamaan dalam membangun dialog, saling memahami, serta menguatkan komitmen kebangsaan. 

“Kita semua punya tanggung jawab moral menjaga harmoni. Nilai-nilai toleransi yang diajarkan agama harus diwujudkan dalam sikap sehari-hari, bukan hanya menjadi wacana,” tambahnya.

Dudu mengajak seluruh peserta forum untuk terus memperkuat sinergi antara pemerintah, FKUB, dan masyarakat dalam menciptakan suasana Tasikmalaya yang damai, kondusif, dan harmonis. 

“Mari kita jadikan perbedaan sebagai rahmat, bukan sumber perpecahan. Dengan persatuan, Kabupaten Tasikmalaya akan semakin maju,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *