INILAHTASIK.COM | Rumah milik Atun (44) warga di Kampung Cikembang, Desa Cilampunghilir, Kecamatan Padakembang, Kabupaten Tasikmalaya, jebol usai diterjang material longsoran berupa tanah hingga batu berukuran besar, pada Rabu sore, 3 September 2025, sekitar pukul 17.00 WIB.
Diguyur hujan deras selama empat hari berturut, memicu tebing dibelakang rumahnya longsor hingga menghantam rumah milik korban. Peristiwa menegangkan tersebut nyaris merenggut korban jiwa.
“Pada saat material longsor berupa tanah dan batu besar menjebol dinding bagian dapur rumah, anak korban sedang mencuci baju di kamar mandi, beruntung dia selamat dari maut,” tutur Wakil Ketua FK Tagana Kabupaten Tasikmalaya, Ayatulloh Romdhoni, kepada wartawan, Kamis malam, 4 September 2025.
Ayat mengaku tak bisa membayangkan jika batu besar tersebut sampai menghantam anak koran. “Ini kuasa Alloh, anak korban bisa selamat dari maut. Tidak kebayang bagaimana jadinya jika batu tersebut menghantam korban,” ujarnya.
Menurutnya, bencana longsor terjadi dipicu akibat hujan deras yang berlangsung selama empat hari berturut. Akibatnya 3 kepala keluarga dengan 8 jiwa terdampak bencana tersebut, dan satu unit rumah tepat di bagian dapur mengalami kerusakan berat.
Pihaknya bersama Kepala Dusun, dan Ketua RT/RW setempat telah melakukan asesmen ke lokasi bencana, berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk Desa Cilampunghilir dan Kecamatan Padakembang, untuk penanganan lebih lanjut.
Ayat mengimbau masyarakat, terutama yang tinggal di daerah rawan bencana, untuk selalu waspada terhadap potensi ancaman bencana bisa terjadi kapan pun tanpa diduga.
Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya melalui instansi terkait terus berkomitmen untuk memberikan dukungan kepada masyarakat yang terdampak bencana.











