INILAHTASIK.COM | Peristiwa tak terduga terjadi di Desa Karyamandala, Kecamatan Salopa, Kabupaten Tasikmalaya, ketika lima warga tersambar petir saat berada di lokasi pembangunan Koperasi Desa Merah Putih, Rabu (22/4/2026) sore.
Insiden yang terjadi sekitar pukul 14.45 WIB itu mengakibatkan seluruh korban mengalami luka-luka, bahkan tiga di antaranya dilaporkan dalam kondisi cukup serius hingga harus mendapatkan penanganan intensif di rumah sakit.
Kapolsek Salopa AKP Kadarusman menjelaskan, kejadian bermula saat para korban tengah berkumpul dan berbincang di area pematangan lahan proyek pembangunan koperasi desa tersebut.
“Mereka sedang ngobrol terkait upah dan pekerjaan pematangan lahan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih,” ujarnya.
Menurut keterangan saksi, kondisi cuaca saat itu mulai mendung disertai kilatan petir kecil. Namun, tak lama kemudian muncul sambaran petir yang cukup besar dan langsung mengenai para korban yang sedang duduk berdekatan.
“Awalnya hanya kilatan kecil, tapi beberapa menit kemudian ada sambaran besar yang langsung mengenai mereka. Korban sampai terpental,” jelasnya.
Warga yang berada di sekitar lokasi langsung panik melihat kejadian tersebut. Ketujuh korban yang sebelumnya duduk santai mendadak tergeletak di tanah dengan kondisi luka bakar di beberapa bagian tubuh.
Saksi di lokasi menyebutkan, tiga korban mengalami kondisi paling parah. Mereka bahkan sempat berteriak kesakitan sebelum akhirnya hilang kesadaran.
“Beberapa korban seperti Ujang Misbah, Mastur, dan Jaja Zakaria terlihat berguling-guling sambil menjerit kesakitan hingga akhirnya tidak sadarkan diri,” ungkap salah seorang warga.
Warga sekitar pun segera memberikan pertolongan dan melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian. Seluruh korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Kota Tasikmalaya untuk mendapatkan perawatan medis.











