Program Save Jompo, Bantuan dari Yayasan Padi untuk Lansia Kurang Mampu 

INILAHTASIK.COM | Program Save Jompo Yayasan Padi Nusantara Sejahtera kembali menyapa warga lansia. Langkah pengurus yayasan Padi kali ini tertuju pada sebuah rumah sederhana yang berada di ujung sawah, di RT 05 RW 05 Selaawi Kelurahan Tuguraja, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya. 

Di rumah sederhana yang tak memiliki dapur dan sanitasi permanen itu, tinggal seorang lansia bernama Piah Supiah (80), bersama seorang anak perempuan dan cucunya. Mak Piah juga harus menerima kenyataan ditinggal suami tercinta yang meninggal di tahun 2023 lalu. 

Untuk memenuhi kebutuhan sehari hari, kini Mak Piah dibantu oleh anaknya yang sama sama sudah ditinggal pergi suami, dibantu oleh sang cucu yang turut berjuang untuk menutupi kebutuhan harian mereka. 

Sekretaris RT 05 Selaawi, Aceng mengungkapkan kondisi yang di hadapi salah satu warganya tersebut. Sepeninggal suaminya pada 2023 lalu, Mak Piah harus berjuang bersama anak dan cucunya untuk memenuhi kebutuhan harian mereka. 

“Jadi untuk memenuhi kebutuhan makan harian anak dan cucunya yang bekerja. Mak Piah sendiri sudah tidak bisa apa apa karena kondisi fisik yang sudah renta,” tuturnya. 

Ia menyampaikan terimakasih atas bantuan yang telah diberikan. Sekecil apapun bantuan yang diberikan untuk Mak Piah, sangat berarti baginya, terlebih dalam kondisi ekonomi yang serba sulit saat ini. 

Sementara itu, Mak Piah tak henti hentinya mengucap syukur dan mendo’akan pengurus Yayasan Padi yang datang menghantarkan bantuan ke rumahnya. 

“Hatur nuhun, sing barokah kasadayana, sing panjang yuswa, dijembarkeun rizqina, hasil sagala rupi maksadna. (Terima kasih, semoga berkah buat semua, semoga panjang umur, dilapangkan rezeqinya, tercapai segala yang dicita citakan-red),” ucap Mak Piah. 

Seperti diketahui, Yayasan Padi Nusantara Sejahtera (YPNS) mengeluarkan program baru Save Jompo. Target program ini menyasar warga lansia di Tasikmalaya yang hidup dalam kekurangan, serta rentan terhadap ketimpangan sosial dan ekonomi. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *