Setelah Vakum Hampir Setahun, Layanan CT Scan RSUD dr. Soekardjo Kembali Beroperasi

Optimalisasi layanan kepada pasien CT Scan RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya kini beroperasi kembali. Rabu (29/04/2026).

INILAHTASIK.COM | Layanan Computerized Tomography Scan (CT Scan) di RSUD dr. Soekardjo akhirnya kembali dapat dimanfaatkan masyarakat setelah sempat terhenti hampir satu tahun akibat kendala teknis. Fasilitas tersebut mulai beroperasi kembali sejak 22 April 2026.

Direktur RSUD dr. Soekardjo, dr. Budi Tirmadi mengatakan, pengoperasian kembali alat tersebut merupakan hasil dukungan pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan RI pada Tahun Anggaran 2025.

“Alhamdulillah, sejak 22 April lalu unit CT Scan yang baru sudah mulai digunakan untuk melayani pasien. Pengadaan ini merupakan bantuan dari Kemenkes dengan nilai kurang lebih Rp 10 miliar,” ujar dr. Budi, Rabu 29 April 2026.

Ia menjelaskan, sebelumnya layanan CT Scan di rumah sakit yang dipimpinya tersebut tidak dapat digunakan karena alat lama mengalami kerusakan. Perangkat tersebut kini telah ditarik dan diproses sesuai aturan yang berlaku, termasuk melalui mekanisme lelang sebagai bagian dari penataan aset.

Kembalinya layanan ini membawa dampak signifikan terhadap pelayanan medis, terutama dalam mempercepat proses diagnosis pasien. Selama alat tidak berfungsi, sejumlah pasien terpaksa dirujuk ke rumah sakit di luar daerah untuk menjalani pemeriksaan penunjang.

“Dengan beroperasinya kembali CT Scan, pasien tidak perlu lagi dirujuk ke luar daerah hanya untuk pemeriksaan pemindaian. Semua bisa dilakukan di sini, sehingga pelayanan menjadi lebih cepat dan efisien,” jelasnya.

Selain mempermudah akses layanan kesehatan, keberadaan alat baru ini juga dinilai mampu menekan beban biaya, baik bagi rumah sakit maupun pasien. Pengeluaran untuk rujukan, termasuk biaya transportasi ambulans, kini dapat diminimalkan.

Pihaknya berharap, hadirnya fasilitas CT Scan terbaru ini dapat meningkatkan kualitas layanan kesehatan di wilayah Tasikmalaya dan sekitarnya, sekaligus memperkuat peran rumah sakit sebagai rujukan utama di kawasan Priangan Timur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *