INILAHTASIK.COM | Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) RDN Tasikmalaya menyampaikan keprihatinan atas beredarnya video perkelahian antar pelajar yang viral di media sosial. Dalam video tersebut, dua siswa yang mengenakan seragam olahraga dan almamater sekolah terlihat terlibat duel.
Peristiwa yang disebut terjadi di lingkungan SMP Negeri 1 Padakembang itu menuai perhatian luas dari masyarakat. Tayangan tersebut dinilai mencoreng dunia pendidikan karena memperlihatkan aksi kekerasan di kalangan pelajar.
Ketua OKP RDN Tasikmalaya, Diki, menilai kejadian tersebut menjadi sinyal serius bagi seluruh pihak, khususnya lembaga pendidikan. Menurutnya, insiden itu menunjukkan perlunya penguatan pengawasan serta pembinaan karakter di lingkungan sekolah.
“Peristiwa ini harus menjadi alarm bagi kita semua. Sekolah bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang untuk membentuk karakter, akhlak, dan kedisiplinan siswa,” ujar Diki dalam keterangan resminya.
Ia menegaskan, sekolah seharusnya menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi peserta didik untuk belajar serta berkembang. Karena itu, pengawasan dari guru, pihak sekolah, dan keterlibatan orang tua harus terus diperkuat.
Menurutnya, lemahnya pengawasan dapat membuka ruang bagi munculnya perilaku menyimpang, termasuk tindakan kekerasan di kalangan pelajar.
OKP RDN Tasikmalaya mendorong pihak sekolah bersama instansi terkait untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh. Langkah tersebut dinilai penting agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
Beberapa hal yang perlu diperkuat, antara lain program pendidikan karakter, sistem pengawasan di lingkungan sekolah, serta komunikasi yang lebih intensif antara sekolah dan orang tua siswa.
Selain itu, organisasi kepemudaan tersebut juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya kalangan pemuda di Kecamatan Padakembang dan Kabupaten Tasikmalaya, untuk berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang positif bagi generasi muda.
Diki menekankan bahwa pembinaan terhadap anak tidak bisa hanya dibebankan kepada sekolah. Keluarga, masyarakat, dan organisasi kepemudaan juga memiliki tanggung jawab yang sama dalam membentuk karakter generasi penerus.
OKP RDN Tasikmalaya berharap peristiwa ini menjadi momentum evaluasi dan perbaikan sistem pembinaan siswa di sekolah. Dengan demikian, nilai-nilai disiplin, saling menghormati, dan budaya anti-kekerasan dapat semakin tertanam dalam kehidupan sehari-hari para pelajar.











